blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

Duuh, kecepatan 4G di Indonesia tertinggal jauh

08:49:57 | 27 Mar 2018
Duuh, kecepatan 4G di Indonesia tertinggal jauh
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Kecepatan 4G di Indonesia tertinggal jauh secara global jika merujuk laporan State of LTE yang dikeluarkan Februari 2018.

Mengutip laporan “The State of LTE” Februari 2018 yang dikeluarkan OpenSignal, kecepatan 4G di Indonesia dalam periode Oktober - Desember 2017 rata-rata 8.92 Mbps. (Baca: Opensignal)

Indonesia berada di posisi nomor tiga terbawah dari total 88 negara yang disurvei. Posisi Indonesia hanya lebih baik dari India (6.07 Mbps) dan Algeria (8.65 Mbps).

Negara ASEAN seperti Filipina (9.49 Mbps), Thailand (9.6 Mbps), Kamboja (13.9 Mbps), Malaysia (14.83 Mbps), Myanmar (15.56 Mbps), Vietnam (21.49 Mbps), dan Singapura yang menjadi jawara global di 44.31 Mbps.

Dalam catatan OpenSignal, untuk periode itu ketersediaan layanan 4G di Indonesia sudah menjangkau 72.39%.

Dalam survei, secara global sebanyak 58,752,909,949 datapoints diambil dari 4,852,320 pelanggan dalam periode Oktober-Desember 2017.

Kondisi Indonesia
Sementara jika melihat laporan yang dikeluarkan OpenSignal untuk periode  Agustus hingga Okotber 2017 mengambil 9,047,107,899 datapoints dari 972,951 pelanggan di Indonesia, Telkomsel dianggap memberikan layanan 4G tercepat dengan rata-rata download 14.6 Mbps.

XL berada di nomor dua soal kecepatan dengan 9.6 Mbps.Smartfren berada di nomor tiga dengan 6.82 Mbps, Tri dengan 5.12 Mbps, dan Indosat (3.27 Mbps).

Telin
Sementara untuk teknologi 3G, Telkomsel tetap jawara soal kecepatan dengan 5.6 Mbps, diikuti XL (2.8 Mbps),   Tri (2.2 Mbps), serta Smartfren dibawah 1 Mbps.

Survei dilakukan terhadap pelanggan yang berada di Bandung, Jakarta, Semarang, dan Surabaya.(ak)

Tcash Merdeka
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
Smartfren Unlimited 4G
telkom sigma
Kerjasama CSI