blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

Ini rencana bisnis M Cash di 2018

05:16:12 | 04 Jun 2018
Ini rencana bisnis M Cash di 2018
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) memiliki sejumlah rencana bisnis strategis mulai 2018-2020.

Dikutip dari bahan presentasi perseroan dalam Paparan Publik (30/5), manajemen M Cash memiliki tiga strategi utama yakni membangun infrastruktur distribusi yang lengkap, membentuk strategi aliansi untuk mempercepat dominasi pasar, dan memperkaya infrastruktur dengan use case.

Adapun rencana bisnis perseroan untuk 2018 adalah menjadi distributor e-Money, Agregator e-commerce, Program  Kemitraan dengan UMKM, Bisnis Iklan Kiosk, Loker Digital, Kerjasama AlfaMikro, Bike sharing, dan Digital exchange hub.

Pada 2019 yang dibidik adalah melayani Online Order Restoran, Akuisisi Pelanggan (KYC), Aplikasi & sustainable IOT, serta Gaya hidup & travel. Pada 2020 diharapkan M Cash menjadi Digital distributor champion.    

Direktur Utama M Cash Martin Suharlie dalam rilisnya reposisi usaha  MCAS sepanjang tahun 2017 menjadi perusahaan distribusi produk digital menekankan pada empat  saluran distribusi, yakni  digital wholesale, kasir, kios digital, dan  apps/chatbots. Selain itu, MCAS juga fokus pada penciptaan platform dan pengembangan  jaringan distribusi, salah satunya melalui kios digital (digital  kiosk).

Melalui  saluran  distribusi  ini,  MCAS  tidak  hanya  mampu  menyalurkan  produk  digital, tapi juga produk digital berbasis kartu, seperti kartu  e-money dan SIM Card.

Perluasan jaringan pun dilakukan melalui program kemitraan baik di jaringan modern dan tradisional, termasuk
dengan  Usaha  Mikro,  Kecil  dan  Menengah  (UMKM).  Terlebih  lagi,  dengan  lebih  dari  1000  konten Stock Keeping Unit (SKU) atau produk di dalam MCAS Kiosk (produk fisik, digital, billers), MCAS siap bekerjasama/ cross billers dengan para mitranya.

M Cash sekarang memiliki aplikasi  MCAS  sebagai  salah  satu  usahanya  dalam memperluas jangkauan terhadap pelanggan selain melalui platform online to offline (O2O) atau kiosk digital. "Kami  berharap  aplikasi  MCAS  dapat  menjadi  primadona  untuk  melakukan  transaksi  sehari-hari  bagi  para  pelanggan  kami," tambah  Martin.  

Aplikasi  MCAS  menawarkan  berbagai  fitur seperti pembelian voucher pulsa, paket data, pembayaran tagihan, game voucher, voucher f&b, tiket pesawat,  kereta  api,  bus,  serta  berbagai  varian  produk  digital  lainnya.  Hadir  pula  fitur rewards berupa Scratch  and  Win.

Asal tahu saja, M Cash juga tengah menyiapkan anak usahanya, PT NFC Indonesia menawarkan saham perdana di pasar modal atau initial public offering (IPO).  

Rencananya perusahaan mengincar dana IPO sebesar Rp 150 miliar sampai Rp 300 miliar dengan melepas 25% saham.

Untuk mengawal hajatan ini, NFC Indonesia menggandeng Kresna Sekuritas, Sinarmas Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas selaku penjamin emisi. 

Dana IPO nantinya akan digunakan untuk pengembangan produk, pembelian peralatan, peningkatan sumber daya manusia (SDM) untuk mengikuti perkembangan, dan untuk akuisisi perusahaan lain.

NFC Indonesia sendiri merupakan perusahaan digital hub. NFC Indonesia menyediakan platform pusat pertukaran digital untuk melayani 140 juta pengguna internet di Indonesia. Nantinya, akan menghubungkan pengguna satu sama lain dari banyak blok atau lapisan pengguna bisnis.(id)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
telkom sigma