blanja 2019
telkomsel halo

Indosat optimistis bisa "Rebound" di 2019

17:44:00 | 28 Jan 2019
Indosat optimistis bisa
President Director & CEO Indosat Ooredoo Chris Kanter (tengah),Director & Chief Innovation and Regulatory Officer Indosat Ooredoo, Arief Musta’in (kiri), dan Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Intan Abdams Katoppo di acara Kumpul Media.(dok)
telkomsat
YOGYAKARTA (IndoTelko) - PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo optmistis kinerjanya akan kembali tumbuh (rebound) di 2019 seiring transformasi yang tengah dilakukan anak usaha Ooredoo itu.

"Kami memiliki beberapa alasan untuk menyatakan kinerja Indosat akan rebound di 2019, meski kita sadar tahun ini penuh tantangan sekaligus tahun yang menjanjikan untuk Indosat Ooredoo," papar President Director & CEO Indosat Ooredoo Chris Kanter, pada acara Kumpul Media di Yogyakarta, Senin (28/1).

Menurutnya, beberapa katalis yang bisa menjadi dorongan bagi kinerja perseroan di 2019 adalah industri telekomunikasi secara umum akan bertumbuh sehat di tahun 2019. Berikutnya, penetrasi pembangunan jaringan Indosat di 2019 yang akan fokus di Jawa dan luar Jawa, serta permintaan layanan data yang meningkat seiring tren akses ke pada konten video.

"Industri telekomunikasi makin sehat pasca registrasi prabayar berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK). Untuk pembangunan jaringan, manajemen mendapatkan komitmen baru dari pemegang saham untuk mendapatkan dukungan penuh untuk tahun bisnis 2019 ini,” katanya.

Ditambahkannya, segmen enterprise (Business to business/B2B) juga akan menjadi mesin baru pertumbuhan perusahaan juga terus dikembangkan dan pada saat yang sama terus memperkuat fundamental dalam layanan ICT.

Sementara terkait transformasi yang dilakukan, program LEAD tengah dijalankan. LEAD adalah Leap towards an empowered high performing team, Establish a competitive video-grade network, Accelerate B2B as new engine of growth by improving B2B competitiveness, dan Deliver value through commercial, sales, and efficiency.

LEAD memberikan guidance bagi semua unsur perusahaan tentang empat hal utama yang menjadi fokus perusahaan. Dari sisi SDM, perusahaan terus membangun tim SDM yang solid untuk membangun kinerja terbaik, menciptakan organisasi yang lincah dan berkinerja tinggi, serta kepemimpinan yang mendorong pertumbuhan talen masa depan.

100 Hari
Pria yang akrab disapa CK ini mengklaim dalam 3 bulan pertama kepemimpinannya telah mulai dirasakan efek positif bagi perusahaan.

Diantaranya adalah program-program peningkatan SDM telah diprioritaskan menjadi fokus pertama di awal kepemimpinannya, yang diimplementasikan melalui Indikator Penilaian Kinerja yang menitikberatkan pada kinerja di semua lini organisasi. Pemetaan SDM berprestasi juga dilaksanakan di semua lini organisasi, termasuk pengembangan karir yang terintegrasi untuk SDM berprestasi.

Dari sisi bisnis, CK telah berhasil membuat tren revenue secara stabil menguat dalam beberapa kuartal terakhir, perbaikan pada sistem distribusi layanan serta peluncuran beberapa produk baru yang lebih mengutamakan “pull factor”.

"Kinerja Month on Month (MoM) sejak saya masuk itu di atas rata-rata industri," klaimnya.

Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur jaringna juga dipercepat sejak awal kepemimpinannya, khususnya percepatan pembangunan 4G di seluruh Indonesia. Hanya dalam waktu 4 bulan, jangkauan layanan 4G telah mencapai lebih dari 80% terhadap populasi nasional. Hal ini juga diikuti dengan peningkatan kualitas layanan Data untuk meningkatkan kualitas pelanggan dalam penggunaan video.

"Tadinya 200 lokasi ekspansi per minggu, sekarang seribuan lokasi per minggu," paparnya.

Sebelumnya dalam kajian yang dikeluarkan analis Danareksa Niko Margaronis pada (4/1) memprediksi Indosat hanya memiliki pendapatan sebesar Rp22,62 triliun dan kerugian Rp2,26 triliun di 2018. Sedangkan di 2019 memiliki pendapatan Rp23,9 triliun dengan kerugian Rp1,41 triliun.

Angkasa Pura 2
"Kunci pertumbuhan Indosat adalah komitmen belanja modal 2019-2021 sebesar US$2 miliar dan pembangunan jaringan yang ekspansif nantinya," tulisnya dalam kajian itu.(dn)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma