telkomsel halo
finnet KTM

Indonesia menjadi surga bagi investor di ekonomi digital

13:15:38 | 13 May 2018
Indonesia menjadi surga bagi investor di ekonomi digital
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
Nusa Dua (IndoTelko) - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia didominasi oleh dua sektor, yaitu smelter dan ekonomi digital.

"Selama empat tahun terakhir, Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia didominasi oleh dua sektor, yaitu smelter dan ekonomi digital. Jadi sektor ekonomi digital menjadi penyelamat FDI Indonesia. Saya sangat berharap banyak ini bisa berlanjut," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Thomas Lembong dalam Pembukaan 1st NextICorn International Summit di Nusa Dua belum lama ini.

Dikatakannya, pemerintah menargetkan Indonesia menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di kawasan Asia pada tahun 2020. Sejak awal tahun 2016, Presiden Joko Widodo telah menetapkan misi jangka panjang untuk menjadikan Indonesia sebagai The Digital Energy of Asia. Melalui Roadmap e-Commerce dan Program Startup Digital, delapan delapan kementerian dan lembaga berkolaborasi untuk memastikan valuasi industri ekonomi digital pada Tahun 2020 bisa mencapai US$ 130 Miliar.

Saat ini Indonesia telah memiliki empat unicorn, startup digital yang memiliki valuasi lebih dari US$1 miliar, yaitu Go-Jek, Traveloka, Tokopedia dan Bukalapak.

Thomas Lembong menyebutkan peran pemerintah dalam memastikan investasi sektor digital bisa berlanjut teramat penting. Dalam sektor digital, mengutip pengalaman berbagai negara, ia menilai ada dua prinsip utama yang harus didukung pemerintah terhadap industri start-up melalui instrumen kebijakan, yaitu light touch regulation dan safe harbour policy.

“Light touch berkaitan dengan regulasi, pentingnya untuk pemerintah tidak ikut campur dan mencoba meregulasi segala hal, agar semakin banyak inovasi yang dapat tumbuh di negara ini. Ini juga menjadi perhatian Presiden bagaimana birokrasi memperbaiki beragam peraturan yang ada. TIdak terlalu banyak aturan,” jelas Thomas.

Kepala BKPM melanjutkan, pemerintah juga harus melindungi dari sisi potensi kegagalan melalui safe harbour policy. “Prinsip dasar yang harus kita pahami bagi pembuat kebijakan adalah, inovasi muncul dari percobaan dan pengalaman, yang juga berkaitan dengan kegagalan. Tidak mungkin kalau kita bilang kita pro-inovasi namun di saat yang sama tidak pro-failure. Pemerintah harus bisa menciptakan rasa aman bagi industri start-up untuk menghadapi kegagalan, dan bagaimana mereka bisa mengimplementasikan dari kegagalan tersebut,” jelasnya.

Fakta
Chief of NextICorn’s Portfolio Committee for VC Classification and Start-up Curation Rudy Ramawy mengungkapkan fakta menunjukkan, pemilik start-up umumnya relatif mudah dalam mendapat pendanaan di awal, yang biasa disebut Series Pre-A atau Series A, namun akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan pendanaan berikutnya.

Sementara di sisi lain, investor dari perusahaan pemodal ventura kerap mengalami kesulitan untuk menemukan startup yang layak untuk didanai.  

“Kita sering dapat pertanyaan ini dari investor luar, "Saya punya waktu dua – tiga hari di Jakarta, start-up mana yang sebaiknya saya temui?’ Kita juga melalui masalah di mana butuh waktu lama bagi start-up untuk bisa menemukan investor dan pemodal yang tepat baginya,” jelasnya.

Chief Coordinator of NextICorn Promotion Roadshow Calendar, Donald Wihardja mengatakan bahwa Program NextICorn ini dirancang sebagai upaya memberikan kemudahan bagi investor internasional dan lokal untuk mengetahui startup apa saja yang siap menerima investasi.

Menurut Donald para investor sudah diseleksi dengan kriteria yang mau berinvestasi dalam skala besar. “Kita targetkan startup bisa mendapatkan fundrising US$ 5 juta ke atas agar bisa mendapatkan gelar unicorn mendapat funding Series B,” tambah Donald.

Telin
Dalam NextIcorn, sejumlah investor di sektor ekonomi digital internasional dan nasional akan berbagi pengetahuan dan pengalaman menanamkan modal dalam sektor ekonomi digital di Indonesia.

Program NextICorn akan memungkinkan setiap pemangku kepentingan di ekosistem ekonomi digital Indonesia saling berbagi informasi terbaru dan menarik investor. Apalagi di secara global, sektor ekonomi digital telah menarik lebih dari US$4 miliar investasi ke perusahan perintis.(ak)

Tcash Merdeka
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
telkom sigma
Kerjasama CSI