blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

IDC ungkap kondisi pasar printer di Indonesia

10:59:44 | 07 Apr 2018
IDC ungkap kondisi pasar printer di Indonesia
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – Pasar Hardcopy Peripherals (HCP) di Indonesia memiliki total pengiriman sekitar 2 juta unit di tahun 2017, meningkat 0.6% year over year (YoY), berdasarkan IDC Asia/Pacific Quarterly Hardcopy Peripherals Tracker, 2017Q4.

Secara keseluruhan sentimen konsumen dan bisnis stabil, dan pasar inkjet hanya mengalami pertumbuhan sebesar 0,3% year over year (YoY) dengan pengiriman mencapai 1,8 juta unit secara total.

Pertumbuhan ini terutama didorong oleh printer tinta tangki, yang mencatat pertumbuhan YoY tertinggi 17,5%. Printer tinta tangki terus membuat terobosan di segmen kantor dan komersial. Sementara, pasar printer laser, termasuk mesin fotokopi, mencatat total pengiriman sekitar 180,000 unit dengan pertumbuhan 8,1% YoY.

“Setelah pergerakan melamban pada 2017Q2 dan 2017Q3 dikarenakan hari raya Idul Fitri, pasar ritel meningkat pada kuartal terakhir 2017. Pembelian di segmen konsumen dan komersial meningkat tetapi sebagian besar untuk penggantian. Permintaan tinggi pada segmen ritel, sebagian besar didorong oleh segmen UKM – sesuai dengan kebutuhan cetak mereka, harga merupakan kunci utama,” kata Market Analyst, Imaging, Printing, and Document Solutions (IPDS), IDC Indonesia Ngayomi Rino Rivaldi dalam keterangan, kemarin.

Market Highlights
Inkjet tetap menjadi teknologi yang dominan di pasar HCP Indonesia, didorong oleh printer tinta tangki dan kontribusi Printer tinta tangki melampaui 45.0%. Printer tinta tangki telah tumbuh secara konstan sejak 2014 pada CAGR 32,7% sementara printer tinta cartridge telah menurun pada CAGR 17.0%.

Printer tinta tangki berhasil menembus pasar dengan menawarkan biaya rendah, volume percetakan yang tinggi, dan perawatan yang rendah.

IDC ungkap kondisi pasar printer di Indonesia

Sementara untuk laser, single-function laser printers – khususnya single-function laser printer yang murah karena Indonesia masih merupakan pasar yang sensitif terhadap harga – masih berkontribusi pada sebagian besar pertumbuhan segmen laser.

Pengiriman pasar mesin fotokopi laser berbasis MFP mencapai sekitar 17,000 unit pada 2017, didominasi oleh segmen laser monokrom. Pertumbuhan di pasar MFP berbasis mesin fotokopi didorong oleh permintaan yang lebih besar dari pemerintah karena pemilihan presiden tahun 2019.

Vendor Highlights
Epson menduduki puncak pasar HCP dengan pangsa 39.0% dan pertumbuhan 20.4%. Epson memiliki citra merek yang kuat untuk tinta printer; penyampaian pesannya sebagai pelopor dalam pasar tinta printer telah mendukung pertumbuhan ini.

Canon mengalami penurunan 14.0% YoY, mendorongnya menempati posisi kedua pada pasar HCP 2017 dengan pangsa pasar 37.4%. Kinerja Canon menurun pada Printer tinta tangki (sebesar 43% YoY) dan printer tinta cartridge (sebesar 12.1% YoY) tetapi mencatat pertumbuhan yang signifikan pada segmen laser dengan 49.3% YoY.

HP Inc tetap di posisi ketiga dengan pangsa pasar sebesar 19.2%. Segmen inkjet masih mendominasi pengiriman HP di semua produk HCP, tetapi menariknya pertumbuhan pengiriman berasal dari laser printer HP, terutama low-end single-function laser printer. Pengiriman low-end single-function laser printer pulih dari angkanya di tahun 2016 karena tingginya permintaan pasar ritel, terutama segmen UKM.

Telin
“Pasar HCP diperkirakan hanya akan melihat pertumbuhan marjinal di tahun mendatang tetapi kebanyakan vendor akan menargetkan kunci vertikal untuk mengidentifikasi area pertumbuhan. Dengan pertumbuhan UKM yang konstan di Indonesia, diharapkan adanya peningkatan permintaan HCP, yang akan menetralisir penurunan dari segmen perusahaan karena konsolidasi dan digitalisasi,” kata Research Manager, Imaging, Printing, and Document Solutions (IPDS), IDC ASEAN Mohit Raizada.

“Pada kuartal mendatang, pasar diharapkan memiliki sentimen positif, terutama pada segmen ritel dan dalam proyek/tender. Bank Indonesia memperkirakan ekonomi secara keseluruhan akan meningkat pada 2018Q1 dan aktivitas bisnis diharapkan akan meningkat di semua sektor, terutama di bidang keuangan, real estate, jasa, dan industry pengolahan. Pasar HCP akan melambat di pertengahan tahun tetapi akan kembali seiring dengan musim perayaan dan persiapan pemilihan presiden pada akhir tahun,” tutup Rivaldi.(ak)

Tcash Merdeka
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
Smartfren Unlimited 4G
telkom sigma
Kerjasama CSI