blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

Grab-Uber merger, ini dampaknya bagi pasar Indonesia

06:15:08 | 27 Mar 2018
Grab-Uber merger, ini dampaknya bagi pasar Indonesia
Ridzki Kramadibrata (dok)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Grab telah mengumumkan akusisi terhadap operasional Uber di Asia Tenggara.

Kesepakatan tersebut merupakan yang terbesar yang pernah dijalin antara perusahaan internet di Asia Tenggara. Lantas bagaimana dampaknya bagi pasar ride-hailing di Indonesia?

"Akuisisi Grab terhadap Uber berarti kami akan menciptakan platform yang akan melayani masyarakat Indonesia dengan lebih baik. Sebagai satu kesatuan, kami akan dapat menggabungkan kekuatan kami ke dalam platform terpadu yang melayani kebutuhan perjalanan, pengantaran dan pembayaran jutaan orang setiap harinya di 117 kota di Indonesia," kata Managing Director, Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, dalam keterangan (26/3).

Dikatakannya, dampaknya bagi para penumpang, dengan jumlah mitra yang lebih besar (suplai) di platform, kebutuhan transportasi akan lebih cepat terpenuhi. Penumpang dapat menikmati waktu tunggu yang lebih singkat, perjalanan yang lebih nyaman dan terjangkau melalui satu aplikasi. "Kami telah mengembangkan program loyalitas konsumen kami, GrabRewards, secara pesat untuk memberikan nilai lebih bagi konsumen kami atas setiap perjalanan yang mereka lakukan dengan Grab," katanya.

Sementara untuk mitra pengemudi Grab diyakininya bisa memberikan dampak pendapatan yang lebih tinggi dengan lebih banyak pemesanan perjalanan. "Kami sangat bersemangat untuk mendukung Anda dan keluarga Anda melalui berbagai cara," katanya.

Sedangkan ke mitra pengemudi Uber, platform teknologi dari Grab yang terbuka memungkinkan proses transisi yang lancar dimana mitra pengemudi dan pengguna Uber dapat dengan mudah terintegrasi dengan platform Grab. "Kami secara aktif melakukan proses penerimaan mitra pengemudi Uber untuk memastikan pelayanan kepada para mitra pengemudi dan konsumen tetap berjalan seperti biasa," katanya.

Dikatakannya, saat ini Grab membantu lebih dari 3 juta micro-entrepreneur di Indonesia untuk memperoleh pendapatan lebih.

Ekosistem kami tidak hanya terdiri dari mitra pengemudi, tapi juga para rekanan merchant dan mitra agen. Kini dengan akusisi bisnis pengantaran makanan Uber, kami akan mengembangkan GrabFood dengan pesat, dan membuka lebih kesempatan kerja sebagai kurir pengantaran. Hal ini akan mengubah peta industri," katanya.(ak)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
telkom xsight
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma
telkom solution travel