telkomsel halo

GO-JEK dukung UKM "Go Digital" di Purwokerto

12:16:00 | 13 Okt 2018
GO-JEK dukung UKM
telkomtelstra januari - maret
PURWOKERTO (IndoTelko) – GO-JEK mengadakan kegiatan GO-JEK Wirausaha bersama Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (Muslimat NU) dan Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Satria Banyumas untuk membantu para pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Purwokerto bisa meningkatkan skala bisnis melalui teknologi.

Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 200 pengusaha UMKM, dan dibuka oleh Bupati Banyumas Kanjeng Pangeran Haryo Adipati Purbowinoto Ir. H. Achmad Husein.

SVP Central Region GO-JEK Delly Nugraha mengatakan sejak GO-JEK hadir di Purwokerto tahun 2017, perseroan ingin meningkatkan perekonomian di Purwokerto.

"Komitmen ini kami wujudkan melalui akses bagi para pekerja sektor informal dan UMKM untuk mendapatkan penghasilan tambahan dan perluasan pasar. Melalui program GO-JEK Wirausaha, kami memperkuat komitmen tersebut dengan memberikan pelatihan, bukan hanya bagi para UMKM namun juga para calon wirausaha mandiri agar mereka bisa lebih maju lagi,” katanya.

GO-JEK Wirausaha adalah program pelatihan berbisnis yang diberikan oleh GO-JEK kepada pelaku industri UMKM dalam bentuk kelas tatap muka. Dimulai pada tahun ini, Purwokerto menjadi kota ketiga diselenggarakannya program ini yaitu setelah Kota Depok dan Kota Tangerang Selatan. Dengan pelatihan di Purwokerto ini, maka sudah terdapat hampir 400 pelaku UMKM se-Indonesia yang sudah mengikuti program GO-JEK Wirausaha sehingga menjadi #WirausahaNaikKelas.

Materi yang diajarkan di GO-JEK Wirausaha mulai dari perencanaan bisnis hingga mengelola keuangan yang baik sebagai fundamental membangun bisnis.

“Mereka yang ingin memulai usaha banyak terkendala dengan berbagai macam halangan, terutama mentalitas dan kemampuan dasar berbisnis. Oleh karena itu disini mereka akan belajar untuk berani dan cerdas dalam memulai bisnis.” tambah Delly.

Selain belajar bersama tentang kemampuan fundamental dalam berbisnis, peserta pelatihan yang sudah memiliki bisnis dapat langsung mendaftarkan usahanya ke dalam platform GO-FOOD dan GO-PAY. Hal ini agar para pelaku UMKM bisa langsung memasarkan, menjual, dan mengembangkan usahanya secara digital.

“Pemerintah Kabupaten Banyumas menyambut baik inisiatif dari GO-JEK untuk membantu UMKM di Purwokerto meningkatkan skala bisnisnya. Kami berharap melalui pelatihan ini, para pengusaha UMKM di Purwokerto bisa semakin sukses dan bisnisnya semakin besar. Dengan usaha UMKM yang semakin berkembang, saya percaya bisa memberikan dampak positif kepada kota kita tercinta ini. Kami juga berharap hubungan yang sudah baik antara Pemerintah dan GO-JEK tetap terus terjaga,” kata Bupati Banyumas Kanjeng Pangeran Haryo Adipati Purbowinoto Ir. H. Achmad Husein.

Riset yang diterbitkan oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) pada tahun 2017 menemukan bahwa GO-JEK telah berkontribusi sebesar Rp 1,7 triliun per tahun untuk perekonomian Indonesia melalui penghasilan mitra UMKM. Para mitra UMKM ini pun mengalami peningkatan volume penjualan sebesar tiga kali lipat setelah mereka bergabung di GO-FOOD.(wn)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
H_300x250.png
More Stories
telkom sigma
Kerjasama CSI