telkomsel halo

Digitalisasi bikin UKM kuat hadapi pelemahan nilai tukar rupiah

06:35:24 | 17 Okt 2018
Digitalisasi bikin UKM kuat hadapi pelemahan nilai tukar rupiah
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Aksi digitalisasi dengan memasarkan produk secara online di marketplace bisa membantu pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) bertahan menghadapi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

Saat ini nilai ​tukar dollar AS terhadap rupiah sudah menembus angka psikologis baru yakni Rp15 ribu.

Sektor UKM selama ini rata-rata memberdayakan sumber daya lokal, baik dari SDM maupun bahan baku, menyumbang lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB) dan meningkatkan pendapatan nasional negara.

CEO Niagahoster Ade Syah Lubis menyarankan pelaku UKM tetap menjaga kualitas produknya agar daya saing terus meningkat.

Menjaga kualitas tidak hanya mencakup pada kualitas produk dan kemasan, tetapi juga kualitas karyawan, ketepatan produksi dan kesediaan barang, hingga distribusi. Pengalaman berbelanja produk UKM yang berkualitas akan membuat konsumen lebih mudah mereferensikan produk tersebut kepada teman dan kerabat lainnya.

Menurutnya, upaya pemerintah yang mengambil langkah defensif dalam menjaga nilai tukar rupiah seperti penyesuaian tarif impor hingga menghimbau masyarakat untuk menunda membeli barang-barang elektronik bisa menjadi peluang bagi UKM menerima bertambahnya permintaan produk lokal.

"UKM harus memperkuat ​branding d​an pemasaran di pasar dalam negeri.Di era digital ini, UKM dapat memaksimalkan kehadiran di dunia maya untuk memperkuat ​branding ​dan memperlebar pasar," sarannya.

Data Kominfo tahun 2017​, UKM yang ​GO Online baru 8% atau 3,79juta dari total pelaku UKM di Indonesia yaitu sekitar 59,2juta. ​

Padahal, menurut McKinsey, ​website ​sebagai salah satu pengaruh keputusan seseorang membeli barang.  

“Penelitian dari The ROBO Economy menunjukan bahwa 82% pengguna telepon seluler melakukanpencarian​onlines​ebelummembelibarang. Data ini semakin memperkuat pentingnya UKM untuk ​go-online.​ Pemilik UKM dapat melakukan ​cross-marketing menggunakan media sosial, ​website​, membuat iklan di Facebook, juga mencoba teknik pembuatan konten foto dan tulisan yang menarik," sarannya.

Demi mewujudkan ekosistem UKM yang konsisten dan inovatif, pemerintah pusat dan daerah pun bahu membahu mengerahkan berbagai upaya. Seperti yang dilakukan oleh pemerintah Yogyakarta yang membuka kesempatan UKM untuk berkembang dan berinovasi, salah satunya melalui ​penyederhanaan izin pendirian UKM yang kini hanya cukup sampai di level kecamatan saja.

Pemerintah Yogyakarta juga rajin berkolaborasi dengan ​marketplace,​ inkubator, dan organisasi lainnya untuk menciptakan atmosfer bisnis yang adaptif dengan perkembangan teknologi.(wn)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
H_300x250.png
More Stories
telkom sigma
Kerjasama CSI