blanja.com
telkomsel halo

Cara memaksimalkan iklan video

10:14:15 | 13 Dec 2017
Cara memaksimalkan iklan video
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – Pesatnya pertumbuhan pengguna internet di Indonesia membuka peluang baru bagi para advertiser, khususnya dalam iklan video online.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) melalui surveinya pada 2016 merilis, Indonesia memiliki 132.7 juta pengguna internet, atau sekitar 51,8% dari total populasi tanah air. Dari angka tersebut, sebanyak 70% masyarakat mengakses internet melalui perangkat mobile mereka.

Perangkat mobile seperti smartphone menawarkan personal user experience yang tinggi. Dari segi penggunaanya, smartphone bisa dibawa kemana saja dan penggunanya dapat mengonsumsi konten online apa saja dan kapan saja.

Kecepatan konektivitas seperti 4G dan tersedianya high-end devices berlayar besar dengan harga terjangkau membuat konsumsi konten online semakin mengalami peningkatan yang tinggi. Video online itu sendiri merupakan salah satu format yang paling popular. Apalagi, iklan video online juga secara cepat telah menjadi platform para  dan advertiser.

Selain itu, dengan semakin meningkatnya konsumsi video dari smartphone dan perangkat pribadi konsumen, permintaan dari para advertiser untuk menjangkau perhatian konsumen melalui iklan video online dengan target penonton yang lebih spesifik menjadi semakin tinggi. Para publisher juga ingin mengkapitalisasikan tren yang sedang berubah ini dan kita bisa melihat banyak publisher yang berinvestasi dalam video konten yang bagus serta strategi yang kuat dalam monetisasi video.  

Membeli atau memproduksi video konten memerlukan biaya yang besar. Hal ini membuat publisher/media owner perlu memastikan bahwa mereka dapat melindungi aset terbesar mereka, yaitu video ad inventory. Perlu diketahui juga bahwa tidak semua teknologi dirancang dengan fungsi yang sama: beberapa dirancang untuk membangun nuansa display, sementara lainnya dibangun untuk memenuhi kebutuhan video pada era modern, dan juga untuk mendukung sistem programatik modern.

Modern ad server mampu mengkoneksikan beberapa format video, layar, serta beberapa jenis transaksi, menghubungkan banyak jenis penjualan dalam satu platform yang tidak bias, yang pada akhirnya akan memampukan pemilik media untuk mendapatkan keuntungan dari banyak jenis transaksi, apakah itu automated direct, ad network deals, atau deals dalam open marketplaces, private marketplaces, atau curated marketplaces.

“Salah satu hal yang paling penting yang ditawarkan modern ad serving adalah menghadirkan transparansi yang terkontrol. Dengan perpaduan yang tepat antara transparansi dan insight yang tepat, publisher dapat memperkirakan mana pembeli yang paling menguntungkan, dan mengatur urutan prioritas dari setiap demand partner, bahkan menolak advertisers atau materi kreatif yang tidak sesuai," kata Director of Demand Facilitation for SpotX Indonesia Ade Parulian, dalam keterangan, kemarin.
 
Selain itu, Ade juga menambahkan bahwa server iklan modern juga mengurangi ad load times (atau latency). Latency disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor. Misalnya publisher-side-error, atau pre-auction errors, atau dapat disebabkan dari VAST time outs (di mana ad-calls tidak terjawab) atau VAST opt outs (ad-calls yang dijawab namun ditolak). Publisher harus mencari teknologi yang menawarkan AdOS ringan untuk menghilangkan inefisiensi dan mengurangi latency yang disebabkan oleh page load yang lambat.

Server iklan modern juga memungkinkan ad decisioning methodology yang penting – parallel ad calling. Dengan memanggil semua demand partner atau campaign secara bersamaan, dan bukan satu demi satu, sistem ini menghilangkan waktu respons dari ‘waterfalling’ yang panjang. Ini berarti lebih sedikit jumlah impressi yang tidak termonetisasi jika iklan yang tepat tidak teridentifikasi dengan cepat, atau iklan yang bersedia membayar tinggi tapi tidak cepat terindentifikasi karena berada di prioritas paling bawah dari metholody waterfall. Hal ini juga membuat proses penawaran header menjadi tidak diperlukan.

Publisher yang mampu mempersiapkan diri untuk masa depan dengan pemanfaatan automatisasi modern, dan tidak hanya adaptasi awal terhadap penjualan programmatic, akan diuntungan dari monetisasi yang lebih baik, baik dari minimalisasi perluang yang terlewatkan dan proses pengelolaan inventori yang lebih kohesif. Server iklan yang tepat, dan orang-orang yang bertindak dalam wawasan dan teknologi, merupakan bagian integral dalam memaksimalkan hasil iklan video.

Pada akhirnya, hal yang terpenting adalah menempatkan seluruh permintaan iklan di satu tepat untuk bersaing mendapatkan impresi. Dengan mengkompetisikan direct sales anda dengan adnetwork ataupun pembeli lain pada gilirannya akan mampu memaksimalkan ROI.(ak)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma