blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

Bestla Cloud siap dukung ekonomi digital

10:59:35 | 15 Apr 2018
Bestla Cloud siap dukung ekonomi digital
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - PT Duta Pratama Teknologi (DPT) menawarkan layanan komputasi awan Bestla Cloud untuk mendukung ekonomi digital di Tanah Air.

Bestla Cloud merupakan layanan komputasi awan dengan dua bagian besar layanan yaitu Infrastructure-as-a-Service (IaaS) dengan layanan yang terdiri dari virtual private server (VPS) dan virtual data center (VDC).

Sedangkan yang kedua adalah layanan Backup and Recovery. Layanan ini terdiri dari cloud backup dan disaster recovery.

“Salah satu keunggulan utama dari Bestla Cloud adalah pelanggan dapat memilih lokasi data center di Indonesia atau International. Hal ini terkait dengan Peraturan Pemerintah Penyelenggaraan Informasi dan Transaksi Elektronik (PP PITE) yang mewajibkan semua pelayanan publik, penyelenggara sistem elektronik, dan jasa keuangan harus menggunakan data center yang berada di dalam wilayah teritori Indonesia. Disinilah pelanggan tidak perlu khawatir akan keamanan data –data yang sensitif”, ungkap salah satu pendiri Bestla Cloud Susy Guo, dalam keterangan belum lama ini.

Pendiri lainnya dari Bestla Cloud adalah Rizaldy Adriansjah, Christian Kangean,dan Theo Halsey.

Bestla Cloud juga memiliki enam kemampuan utama lainnya yaitu: fleksibilitas dalam pembayaran sesuai penggunaan (pay as you go), SLA uptime 99,9999% per tahun, penyederhanaan penggunaan data center, dukungan layanan support 24 jam di mana pun.

Keunggulan-keunggulan yang dimiliki Bestla Cloud ini mampu bersaing dengan produk cloud milik perusahaan-perusahaan asing seperti Microsoft, Google Cloud, atau Amazon Web Services yang pangsa pasarnya sudah sangat besar di pasar dunia.

Asal tahu saja, menurut International Data Corporation (IDC), nilai total pasar cloud di Indonesia mencapai angka US$ 230 juta di akhir 2015, dan terus meningkat hingga US% 378 juta di 2017. Rata-rata pertumbuhan industri pasar cloud berada di kisaran 22-36% per tahun.(ak)     

telkom xsight
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma
telkom solution travel