telkomsel halo
finnet KTM

Belanja Iklan TV rasakan berkah IIMS

12:41:33 | 10 May 2018
Belanja Iklan TV rasakan berkah IIMS
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Pameran otomotif “Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018” yang berlangsung 19-29 April 2018 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta cukup sukses berdampak pada meningkatnya iklan industri otomotif di televisi nasional.

Dengan mengambil periode atmosfir IIMS 2018, yakni dari 17 April-29 April 2018, belanja iklan industri otomotif-mobil dan motor maupun jumlah titik iklan yang ditayangkan di televisi turut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan IIMS 2017 (25 April-7 Mei 2017).

Pada IIMS 2018, belanja iklan otomotif mencapai Rp78,70 miliar atau meningkat 19,52% dari belanja iklan pada periode IIMS 2017 (25 April-7 Mei 2017) yang mencapai Rp 65,85 miliar.

Suzuki (Mobil) dengan brand All New Suzuki Ertiga mengeluarkan dana beriklan paling tinggi dibanding dengan brand lainnya, yakni mencapai Rp33,36 miliar.

Jika dilihat dari jumlah titik iklan otomotif yang ditayangkan televisi nasional, selama periode IIMS 2018 terdapat 2.698 titik iklan atau naik 1,09% dari total titik iklan pada IIMS 2017 lalu yang sebanyak 2.669 titik iklan.  

Sebelum acara IIMS 2018 dilaksanakan (1-16 April 2018) Suzuki (Mobil) dan Suzuki (Motor) tidak beriklan. Dana belanja iklan pada periode tersebut untuk industri otomotif mencapai Rp50,71 miliar.

Memasuki periode pelaksanaan IIMS 2018 (17-29 April 2018) terjadi peningkatan 55,19%. Dana belanja iklan otomotif pada periode ini mencapai Rp78,70 miliar. Suzuki (Mobil) dengan brand All New Suzuki Ertiga mengeluarkan dana beriklan paling tinggi dibanding dengan brand lainnya, yakni mencapai Rp33,36 miliar.

Disusul oleh Wuling Motors yang mengeluarkan dana iklan otomotif mencapai Rp17,06 miliar dan Honda (Motor) dengan dana iklan Rp16,51 miliar. Selanjutnya, brand Datsun dan Hino dengan dana iklan masing-masing Rp6,09 miliar dan Rp2,02 miliar. Sebenarnya pada periode ini semua brand mengalami peningkatan belanja iklan televisi kecuali Datsun, Hino, Mitsubishi, Chevrolet dan Honda (Mobil).

Brand yang masih tetap beriklan di televisi pada acara IIMS 2017 dan berlanjut pada IIMS 2018 ada 6 brand, yakni Chevrolet, Honda (mobil), Honda (motor), Suzuki (mobil), Suzuki (motor) dan Yamaha (motor).  

Sedangkan, brand yang saat IIMS 2017 beriklan, namun tidak beriklan di tv pada IIMS 2018 adalah Daihatsu dan Toyota. Sementara itu, brand yang saat IIMS 2017 tidak beriklan, namun saat IIMS 2018 beriklan di adalah Wuling Motors, Datsun, Hino dan Mitsubishi (mobil).

Khusus 1 hari setelah (H+1) IIMS 2018 selesai (30 April 2018), dana belanja iklan industri otomotif mencapai Rp6,54 miliar. Pada periode ini Honda (Motor) menjadi brand yang paling banyak mengeluarkan dana untuk beriklan di televisi mencapai Rp2,73 miliar.

Sementara untuk titik iklannya, pada periode sebelum acara IIMS 2018 dilaksanakan (1-16 April 2018) jumlah titik iklan dari keseluruhan brand mobil dan motor yang beriklan pada periode itu adalah1.741 titik iklan. Wuling Motors merupakan yang tersering muncul dengan 483 titik iklan. Brand yang tidak beriklan sama sekali di televisi pada periode ini yaitu Suzuki, baik mobil ataupun motor.

Memasuki periode IIMS 2018 (17-29 April 2018) total titik iklan naik menjadi 2.698 titik iklan. Suzuki (Mobil) dengan brand All New Suzuki Ertiga menjadi brand yang paling sering muncul di televisi dengan titik iklan mencapai 1.124 titik.

Brand Yamaha (Motor) yang pada periode ini dana untuk beriklannya mengalami sedikit peningkatan tetapi jumlah titik iklannya justru berkurang dari periode sebelum IIMS 2018 sebanyak 59 titik iklan menjadi 45 titik iklan saja pada periode dilaksanakannya IIMS 2018. Hal ini berarti dana beriklan untuk satu titik iklan brand Yamaha (Motor) pada periode ini lebih besar dibandingkan dengan periode sebelum IIMS 2018.

Sedangkan Mitsubishi (Mobil) pada periode ini dana untuk beriklannya mengalami sedikit penurunan tetapi jumlah titik iklannya justru bertambah dari periode sebelum IIMS 2018 sebanyak 2 titik iklan menjadi 4 titik iklan pada periode dilaksanakannya IIMS 2018. Hal ini berarti dana beriklan brand Mitsubishi (Mobil) untuk satu titik iklan pada periode ini lebih kecil dibandingkan dengan periode sebelum IIMS 2018.

Memasuki periode setelah IIMS 2018 (30 April 2018), titik iklan keseluruhan brand mengalami penurunan menjadi 268 titik iklan, mengingat hanya dalam satu hari pengiklanan. Pada periode ini Suzuki (Mobil) dengan brand All New Suzuki Ertiga menjadi brand yang paling sering muncul di televisi dengan jumlah kemunculan mencapai 97 titik iklan. Selanjutnya brand Honda (Motor) dengan 69 titik iklan dan brand Datsun 46 titik iklan.

Pendapatan  
Hasil monitoring Adstensity menunjukkan bahwa pada bulan April 2018 total belanja iklan otomotif di 13 stasiun TV nasional secara keseluruhan mencapai Rp135,95 miliar.

Namun, stasiun televisi TVRI sama sekali tidak memperoleh pendapatan dari iklan-iklan otomotif karena tidak ada pengiklan dari industri otomotif di TVRI. Selanjutnya apabila dibandingkan dengan bulan April tahun 2017, total dana belanja iklan industri otomotif mengalami penurunan sebesar 18,18% dari total Rp166,17 miliar.

Pendapatan media dari industri otomotif pada bulan April 2018 yang paling tinggi diperoleh stasiun televisi RCTI. Pada bulan April 2018, RCTI mengumpulkan total pendapatan belanja iklan dari sektor otomotif sebesar Rp25,42 miliar, turun 11,79% dari bulan April 2017.  

Sedangkan di peringkat kedua ANTV memperoleh pendapatan sebesar Rp18,69 miliar, naik hampir satu setengah kali lipat dibandingkan dengan pendapatan pada April 2017.

Sedangkan untuk peringkat ke-3 dan ke-4 ditempati oleh stasiun televisi SCTV dan Trans 7 yang masing-masing memperoleh pendapatan dari iklan mobil-motor mencapai Rp14,72 miliar dan Rp13,24 miliar, turun lebih dari 40% dibandingkan April 2017. Trans TV berada di tempat ke-5 dengan pendapatan mencapai Rp12,40 miliar, turun 49,91% dari bulan April 2017.

Dari 13 stasiun TV nasional, iklan mobil dan motor sama sekali tidak muncul di stasiun televisi TVRI baik di bulan April 2017 maupun bulan April 2018. RCTI masih bertahan menjadi stasiun TV yang paling banyak memperoleh pendapatan dari iklan mobil dan motor pada April 2017 maupun April 2018.

Sementara program acara TV yang paling banyak memperoleh pendapatan dari iklan mobil dan motor di bulan April 2018 ialah program Karma – ANTV dengan pendapatan iklan mencapai Rp5,52 miliar. Di posisi kedua ada program acara Bioskop 1 Trans TV – Trans TV dengan total pendapatan mencapai Rp5,46 miliar. Program Apa Kabar Indonesia Malam – TV One berada di posisi ketiga dengan total pendapatan mencapai Rp5,04 miliar. Di peringkat keempat dan kelima ada program acara Karma The Series – ANTV dan Premier League – RCTI dengan total pendapatan masing-masing sebesar Rp3,85 miliar dan Rp3,63 miliar.

Sedangkan dilihat dari jumlah titik iklannya, program acara yang paling banyak titik iklan industri otomotif ialah program Bioskop 1 Trans TV – Trans TV dengan total titik iklan mencapai 211 titik. Di posisi kedua program acara Apa Kabar Indonesia Malam – TV One mempunyai titik iklan sebanyak 141 titik. NET 12 – Net TV berada diperingkat ketiga dengan 102 titik iklan. Program acara Karma – ANTV berada di peringkat ke-4 dengan jumlah titik iklan 93 titik. Selanjutnya di tempat ke-5 program acara Brownis – Trans TV mempunyai jumlah titik iklan mencapai 90 titik iklan.

Hasil monitoring Adstensity menunjukkan bahwa pada bulan April 2018 total belanja iklan seluruh industri otomotif di 13 stasiun TV nasional mencapai Rp147,86 miliar yang terbagi dalam 10 sub-industri.

Sub-industri yang paling mendominasi adalah Mobil dengan market share mencapai Rp 104,31 miliar. Posisi kedua yaitu Sepeda Motor dengan market share sebesar Rp31,64 miliar. Selanjutnya sub-industri Pelumas yang memiliki market share mencapai Rp9,52 miliar. Sedangkan sub-industri Bahan Bakar/Bensin menjadi sub-industri yang memiliki market share paling kecil diantara sub-industri otomotif lainnya yaitu sebesar Rp 0,26 miliar.

Telin
Data statistik di atas diperoleh Adstensity berdasarkan rekaman semua iklan televisi di 13 stasiun tv nasional yakni RCTI, SCTV, Indosiar, MNC TV, TransTV, Trans7, Global TV, MetroTV, TVOne, ANTV, Kompas TV, Net TV, dan TVRI.

Adstensity mencatat volume iklan dan harga iklan sesuai dengan data yang dipublikasikan (publish rate), sehingga nilai yang tercatat adalah nilai bruto. Selain itu, penyebutan nama-nama produk di atas tidak dimaksudkan untuk tujuan komersial atau soft campaign, namun hanya sebagai dukungan informasi semata.(ak)

Tcash Merdeka
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
telkom sigma
Kerjasama CSI