blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

BATIC, Taktik Telkom bawa Indonesia ke pasar global

10:20:00 | 04 Apr 2018
BATIC, Taktik Telkom bawa Indonesia ke pasar global
Kiri-kanan:Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin, Komisaris Telkom Margiyono Darsa Sumarja, Direktur Wholesale & International Services Telkom Abdus Somad Arief, dan CEO Telin Faizal R. Djoemadi usai membuka BATIC 2018 di Nusa Dua Bali, Rabu (4/4).(dok)
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
NUSA DUA (IndoTelko) - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) melalui anak usaha, PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) menggelar Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2018, untuk membawa potensi ekonomi digital Indonesia ke pasar global dan menjembatani para pemain global meningkatkan perekonomian Tanah Air.

"Ini adalah ajang kelima dari Batic. Misi dari ajang Batic ini adalah membawa potensi yang ada di global untuk mengembangkan Indonesia dan membuka kesempatan bagi Indonesia untuk go global," ungkap Direktur Wholesale & International Services Telkom Abdus Somad Arief kala memberikan keynote speech di ajang BATIC 2018, di Nusa Dua Bali, Rabu (4/4).

Dijelaskannya, tema dari ajang BATIC 2018 adalah "Unlocking Opportunities in the Borderless Digital World". Tema ini dipilih karena potensi yang besar dari Indonesia di sisi ekonomi digital ditengah kencangnya pembangunan infrastruktur.

"Beberapa pembangunan infrastruktur fisik tengah digenjot seperti jalan tol, irigasi, atau perumahan. Telkom juga ikut membangun soft infrastruktur seperti backbone berbasis kabel optik dan satelit, hingga akses dengan seluler atau fixed broadband. Semua ini untuk mengantisipasi perubahan perilaku ekonomi masyarakat dari offline ke online," katanya.

Ditambahkannya, pembangunan jaringan yang dilakukan Telkom tak hanya di dalam negeri, tetapi melalui Telin juga ada 19 kabel laut internasional dimana Telkom ikut berkontribusi dengan panjang sekitar 163,5 ribu kilometer, dan tiga data center internasional yang diberi brand neuCentrix.

Dijelaskannya, pasar digital Indonesia sangat menjanjikan dimana sekitar 60% dari populasi masuk dalam generasi millenial yang akrab dengan produk digital. Pengguna internet ada 133 juta orang, aktif di media sosial 130 juta akun, ada 178 juta unique mobile user dimana semua itu rata-rata aktif menggunakan internet sekitar 8 jam 51 menit.

Belum lagi jika bicara segmen eCommerce dimana pada 2017 ada 63 juta penggunanya. Belanja di eCommerce untuk beberapa produk juga menjanjikan yakni US$ 2,46 miliar untuk fesyen dan kecantikan, US$2,42 miliar untuk travel dan akomodasi, US$1,44 miliar untuk mainan dan hobi, US$1,28 miliar untuk furnitur, dan US$1,27 miliar untuk produk elektronik.

BATIC, Taktik Telkom bawa Indonesia ke pasar global

"Kami siap menjembatani para pemain global yang ingin menggarap potensi pasar Indonesia, sebaliknya melalui Telin kita juga siap membawa pengalaman yang ada di Indonesia ke pasar global. Saat ini ada sekitar 130 wholesaler partners-nya Telin di global market," katanya.

Telin
CEO Telin Faizal R. Djoemadi menambahkan ajang yang digelar selama tiga hari ini diikuti 360 delegasi dimana 171 dari Indonesia dan 189 merupakan delegasi internasional.

"Delegasinya dari operator telekomunikasi, pemain wholesale dari berbagai segmen di regional dan global. Kita ajak mereka berbagi ide dan kolaborasi untuk menggarap potensi bisnis yang ada," kata Faizal.(dn)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Tcash Merdeka
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
Smartfren Unlimited 4G
telkom sigma
Kerjasama CSI