blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

AHY diprediksi habiskan Rp78,750 miliar untuk iklan luar ruang

11:04:42 | 12 Aug 2018
AHY diprediksi habiskan Rp78,750 miliar untuk iklan luar ruang
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Medialinks, perusahan konsultan riset dan analisa iklan luar ruang, mencatat dalam sebulan terakhir iklan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Demokrat cukup masif.

Medialniks Indonesia adalah Out Of Home Advertising Research and Analysis pertama di Indonesia yang fokus di media luar ruang, yang menjadi partners strategis PT Sigi Kaca Pariwara dengan produk Adstensity yang fokus di monitoring iklan televisi dan media cetak.

Medialinks hanya menghitung iklan Out of Home (OOH) dari AHY/Demokrat berupa billboard/neon, baliho, bando/JPO, midi dan LED. Dari total yang terpantau, masing-masing tipe iklan sebanyak 39 buah untuk Billboard/Neon, 10 buah untuk Baliho, 9 buah untuk Bando/JPO, 4 buah untuk MIDI, dan 1 buah untuk LED. Atau total sebanyak 63 iklan OOH.

Berapa biaya yang dikeluarkan? Secara kasar, harga kotor iklan OOH berbagai ukuran, paling murah Rp2,5 miliar dan paling mahal Rp 3 miliar tergantung kota dan lokasi berdasar tingkat keramaiannya.

Rata-rata diskon sampai 50% misalnya, maka bisa dikatakan Rp1,25 miliar dikalikan 63 unit, total sekitar Rp78,750 miliar yang sudah dikeluarkan dalam sebulan. Meski sebagian besar iklan sudah dimulai sejak Ramadan atau 3 bulan lalu, namun masif setelah Lebaran.

Pada saat Ramadan iklan OOH Demokrat dan AHY temanya adalah Ramadan. Namun setelah Lebaran, paling menonjol adalah tema tentang AHY Siap!, Muda itu Kekuatan, Sekarang dan Masa Depan, dan Cakra AHY.  Masing-masing dengan wajah AHY yang gagah dan ganteng.

Sejak bulan Ramadan 2018, iklan-iklan luar ruangan atau Out-of-Home advertising dari Partai Demokrat dengan mempromosikan partai dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghiasi beberapa ruas jalan di kota-kota di Indonesia, antara lain, Jakarta, Pontianak, Karawang, Jambi, Banjarmasin, Surabaya, Denpasar, Palembang, Cirebon, Samarinda, Bandung, dan Banda Aceh. Strategi pemasangan papan-papan iklan AHY difokuskan terutama ke jalan-jalan utama (access and exit roads) dan pusat kota.

CEO Medialinks Paul Lek mengatakan Jakarta diikuti Bandung menjadi pilihan paling banyak dari kampanye OOH.  

“Ada kemungkinan lagi banyak yang slotnya kosong, atau memang menjadi target bagi AHY,” kata Paul Lek dalam keterangan, kemarin.

Di Jakarta, ada dua sisi sekeluarnya dari Bandara Soekarno Hatta bisa didapati iklan AHY Siap sampai dengan kemarin. Juga di depan Gedung DPR-MPR.

Mengenai AHY dan Demokrat, dalam pantauan Medialinks sebulan terakhir ada 10 titik di Jakarta, 8 titik Bandung, sedang kota ketiga Palembang dengan total 7 titik lokasi.

Sementara di Banjarmasin, Padang, dan Denpasar dengan masing-masing 5 titik lokasi iklan, ada 4 iklan masing-masing di kota-kota Banda Aceh dan Surabaya. Di Cirebon, dan Medan ada masing-masing 3 iklan, di Jambi, Yogyakarta, dan Samarinda  masing-masing 2 iklan, sedang di Karawang, Makassar, dan Pontianak masing-masing 1 iklan saja.

Medialinks mengklaim sudah berpengalaman 10 tahun terakhir mencatat iklan-iklan OOH di 70% kota besar di Indonesia.

Medialinks tahu persis di mana lokasi titik-titik yang padat dengan peluang eye ball yang tinggi dan mana yang sepi serta tempat yang strategis berubah mendadak karena terpengaruh oleh pembangunan infrastruktur dan sebagainya. Saat ini Medialinks menjalankan proyek pemantauan untuk perusahaan-perusahaan rokok, multinasional retail dan perbankan.

Tipe Billboard/Neon terbanyak ada di Palembang dengan jumlah 7 buah iklan, disusul Denpasar dengan 5 buah, kemudian Bandung dan Jakarta Selatan dengan masing-masing 4 buah, sedangkan di Jakarta Barat dan Surabaya ada masing-masing 3 buah.

Tipe Baliho terbanyak ada di Cirebon dengan 3 buah iklan dan tipe Bando/JPO terbanyak berada di Bandung dengan 3 buah iklan. Sisanya tersebar di kota-kota lain dengan beragam tipe, maksimum 2 buah iklan dalam satu tipe.

Ada 5 slogan utama yang terpantau untuk iklan-iklan OOH AHY; yaitu Sekarang Dan Masa Depan (AHY), Siap (AHY), Muda Adalah Kekuatan (AHY), Cakra AHY (AHY), dan Demokrat Siap (AHY). Dua tema dengan jumlah terbanyak adalah yang Sekarang Dan Masa Depan (AHY) dengan 30 buah iklan dan Siap (AHY) dengan 17 buah.

Telin
Tema lain-lain ada di tempat ke tiga dengan total 12 buah iklan. Tema Sekarang Dan Masa Depan (AHY) terbanyak ada di Banda Aceh dan Padang dengan masing-masing 4 buah iklan. Sedangkan tema Siap (AHY) terbanyak ada di Bandung juga dengan jumlah 4 buah iklan.

Meski gagal mencalonkan sebagai presiden atau wakil, media-media luar ruang tersebut masih bisa dengan mudah diganti dengan iklan dengan pesan lain untuk koalisi atau untuk Partai Demokrat ke depan, karena selain Pilpres juga ada pemilihan anggota legislatif (Pileg).(wn)

Tcash Merdeka
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
telkom sigma
IOT
Kerjasama CSI