blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

Nokia rilis generasi baru chipset Photonic Service Engine

10:58:21 | 12 Mar 2018
Nokia rilis generasi baru chipset Photonic Service Engine
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko)  – Nokia mengumumkan peluncuran generasi baru lini Photonic Service Engine (PSE) dari prosesor sinyal digital super-coherent.

Ini menegaskan posisi Nokia sebagai pemimpin dalam industri dan pencipta inovasi. Nokia PSE-3 akan menjadi instrumen dalam evolusi penyedia jasa komunikasi (CSP) dan jaringan webscale untuk memenuhi kebutuhan trafik yang meningkat luar biasa dari video, cloud dan jaringan 5G dengan memaksimalkan kapasitas dan performa setiap link di jaringan optik.

Chipset PSE-3 adalah prosesor sinyal digital koheren pertama yang menerapkan probabilistic constellation shaping (PCS),  yaitu teknik modulasi yang dipelopori oleh Nokia Bell Labs. PCS mendorong kapasitas transmisi fiber optic hingga mendekati Shannon Limit  atau kapasitas maksimum secara teori dari channel komunikasi yang ditetapkan oleh Claude Shannon tahun 1948 saat menjadi peneliti di Bell Labs.

PCS secara cerdas membentuk sinyal yang bisa menyesuaikan karakteristik serat optik, sehingga menghasilkan panjang gelombang yang lebih elastis untuk mengatasi noise dan gangguan, meningkatkan kapasitas sampai dengan 65% melebihi jaringan yang sudah digelar saat ini, sekaligus mengurangi daya per bit sebanyak 60%.

Jaringan yang dibangun dengan sistem yang menggunakan chipset terbaru membutuhkan optical transponder hingga 35%. Dengan memperbaiki kapasitas laten pada serat yang sudah digunakan, PSE-3 memperpanjang umur sistem saluran dan kabel bawah laut yang sudah ada, sehingga menghasilkan penghematan jangka panjang yang signifikan.

Chipset ini tidak hanya memaksimalkan performa, tetapi juga dapat bekerja pada jarak berapapun dalam jaringan optik –mulai dari bawah tanah hingga bawah laut.  PSE-3 ideal untuk perusahaan webscale yang ingin mendorong batas jaringan optik dan meningkatkan  keuntungan mereka dari fiber yang mahal.

Dengan kemampuan programnya yang sangat besar namun sederhana, PSE-3 memberikan kesempatan ideal bagi operator jaringan untuk tumbuh melebihi fleksibilitas terbatas yaitu jaringan 100G/200G yang lazim saat ini, menuju skala yang besar dan jaringan yang siap berfungsi secara otomatis.

Dengan membalikkan gelombang kompleksitas yang terus meningkat dalam sistem Wavelength Division Multiplexing (WDM), PSE-3  menyediakan kapasitas panjang gelombang yang bisa disesuaikan dari 100G ke 600G dengan satu baud rate dan ukuran saluran dalam format modulasi yang seragam. Ini menyederhanakan operasi dan perencanaan jaringan secara radikal, sekaligus memfasilitasi pekerjaan dinamis yang memungkinkan operator jaringan untuk menggelar layanan inovatif dengan biaya yang lebih sedikit.

"Spark dan Nokia memiliki kemitraan yang membanggakan dalam menghadirkan inovasi optik di Selandia Baru dan memastikan jaringan kami dapat memenuhi permintaan pasar.  Dibangun pada 100G transport kami pada tahun 2012 dan 200G pada tahun 2017, teknologi PSE-3 yang baru dengan dukungan Nokia Bell Labs memungkinkan Spark membuat perencanaan untuk beralih ke 400G dan layanan 1Tb yang mendukung perkiraan permintaan lalu lintas signifikan  akan 5G, video, layanan bisnis dan IoT. Kami sangat gembira dengan kemampuan terdepan Nokia PSE-3 ini yang membantu kami memenuhi tuntutan tersebut dan sekaligus mengurangi biaya per bit yang digunakan,” kata GM Value Management and Procurement, Spark New Zealand Rajesh Singh.

Head of optical networks Nokia Sam Bucci mengatakan ini adalah terobosan dalam cara jaringan optik menyediakan kapasitas dan jangkauan dengan biaya yang lebih hemat.

Photonic Service Engine 3 adalah puncak pencapaian dari riset dan pengalaman langsung membangun jaringan optik terluas dan kapasitas terbesar di dunia selama satu dekade.

Telin
“Dengan memperkenalkan kemampuan program yang luar biasa dan sederhana ini, pelanggan kami sekarang bisa memaksimalkan kapasitas dari setiap link di jaringan  mereka, baik itu 10 km, 10.000 km atau lebih. Mereka akan dapat mengontrol pengeluaran serta menangani kebutuhan bandwidth yang besar untuk video, cloud,  dan nirkabel 5G yang akan diterapkan segera,” katanya.

PSE-3 akan tersedia di semua portofolio paket optik Nokia, termasuk versi terbaru dari 1830 Photonic Service Interconnect,  yang merupakan platform WDM modular dan ringkas yang sudah diadopsi oleh banyak penyedia konten internet untuk interkoneksi pusat data berkapasitas tinggi. Dengan arsitektur chassis modular, 1830 PSI-M akan menawarkan optimasi pengeluaran dan modul berperforma tinggi dengan menggunakan PSE-3, dan akan tersedia di kuartal 3 - 2018.(ak)

Tcash Merdeka
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
telkom sigma
IOT
Kerjasama CSI