telkomsel halo
finnet KTM

Indosat kembali ke jalur pertumbuhan

21:29:20 | 30 Okt 2018
Indosat kembali ke jalur pertumbuhan
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko)  – PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo kembali ke jalur pertumbuhan setelah sempat tertekan sepanjang semester pertama 2018.

Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo Turina Farouk menyatakan kinerja perusahaan di kuartal tiga  2018 menunjukkan  pertumbuhan triwulanan.

“Secara kuartal ke kuartal (QoQ), Indosat telah mulai kembali, dimana pertumbuhan pendapatan QoQ mencapai 6%. Peningkatan ini merupakan bukti bahwa imbas registrasi kartu Perdana telah mulai mereda,” katanya dalam keterangan (30/10).

Pada triwulan kedua 2018, Indosat memiliki pendapatan Rp5,37 triliun, sedangkan di triwulan ketiga 2018, pendapatan naik menjadi Rp5,69 triliun.

Earning Before Interest Tax Depreciation Amortization (EBIDTA) di triwulan tiga 2018 sebesarRp1,65 triliun naik 6% dibandingkan periode triwulan II 2018 sebesar Rp1,56 triliun.

Marjin EBITDA stabil sebesar 29% pada triwulan tiga 2018 dan belanja modal tercatat sebesar Rp2,1 triliun atau tumbuh 57,2% dibandingkan triwulan kedua 2018.

Dalam pertumbuhan tahunan, Indosat Ooredoo mengalami penurunan 25,7% pendapatan menjadi sebesar Rp16,8 triliun dan penurunan EBITDA sebesar 47,9% menjadi Rp5,2 triliun untuk sembilan bulan pertama 2018 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ditegaskannya, Indosat optimistis dan melihat peluang jangka panjang dalam kondisi pasar dengan basis pelanggan yang lebih loyal serta tingkat churn yang lebih rendah, yang pada akhirnya akan memberikan marjin yang lebih tinggi di masa yang akan datang.

"Ekspansi jaringan di luar Jawa saat ini sesuai jadwal, dimana penggelaran jaringan 4G di tiga provinsi, dari rencana lima provinsi, telah rampung," katanya.

Sebelumnya, Analis dari Bahana Sekuritas Vendy Sutedjo dalam kajian yang dikeluarkannya pada 9 Oktober lalu menyatakan anak usaha Ooredoo tersebut menunjukkan yield data yang membaik dan kian agresif membangun jaringan di luar Jawa.

Bahana pun mengkoreksi prediksi pendapatan yang akan diraih Indosat di akhir 2018 menjadi Rp26,081 triliun karena kian membaiknya yield datanya.(dn)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma