blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

Ashadi Ang: Berharap Dukungan Pemerintah untuk Developer Lokal

02:18:43 | 17 Dec 2013
Ashadi Ang: Berharap Dukungan Pemerintah untuk Developer Lokal
Ashadi Ang (Dok)
telkomtelstra januari - maret
Game mobile semakin menginvasi pasar smartphone tanah air.

Saat ini terdapat sekitar 41 juta pengguna smartphone di Indonesia yang menjadi pasar potensial bagi para publisher dan developer luar maupun dalam negeri.

Meski jumlah developer lokal tidak sebanding dengan jumlah developer luar PT 24 Jam Online sebagai penerbit layanan pembayaran top up game bernama Unipin tetap berupaya menjembatani pengguna game online maupun mobile dengan para publisher tersebut.

Berikut cuplikan wawancara Indotelko dengan Executive Director PT 24 Jam Online, Ashadi Ang.

Unipin sudah bekerja sama dengan berapa developer/publisher game?

Sampai saat ini tercatat sudah ada 40 publisher dan developer baik lokal maupun internasional. Dari jumlah itu, tahun ini total kami memiliki sekitar 2.000 judul game yang menggunakan voucher top up Unipin.

Sampai berapa pertumbuhan game title-nya saja?

Bisa dibilang pertumbuhan jumlah game title yang bekerja sama dengan kami meningkat hingga 100 persen setiap tahun. 2011 kami hanya mempunyai 500 judul game, tahun 2012 meningkat menjadi 1.000 game title. Tahun ini, total kami memiliki 2.000 game title.

Dari 40 publisher/developer, berapa yang lokal?

Kalo publisher game lokal hanya 10 perusahaan saja. Untuk game title-nya sendiri, perbandingan lokal dengan luar sekitar 60:40, paling banyak game lokal. Akan tetapi game lokal yang dimaksud juga adalah miliki developer luar yang dipublish di sini. Jadi, ya sama saja, jumlah developer lokal masih sedikit.

Bagaimana dengan dukungan pemerintah?

Dukungan pemerintah masih belum kelihatan, baik untuk layanan pembayaran mobile maupun untuk industri game lokal itu sendiri. Ini bisa dibilang industri kreatif. Kami harap pemerintah Indonesia bisa memberikan kemudahan sarana dan fasilitas, khususnya dari sisi infrastruktur. Dari sisi kreatifitas dan produk kami bisa atur, namun kami juga membutuhkan bantuan pemerintah dari sisi regulasi dan infrastuktur.

Dukungan seperti apa yang diharapkan dari pemerintah?

Kita lihat saja negara-negara maju. Korea misalnya, memberikan semacam sharing knowledge, guidance untuk bagaimana bisa mengembangkan bisnis kreatif mereka, bahkan beberapa negara sampai ada yang memberlakukan free tax terhadap perusahaan yang dinilai mampu membesarkan negara mereka dengan kreatifitas yang dihasilkan.

Apa dasar dari dibuatnya Unipin Mobile ini?

Layanan pembayaran atau TopUp voucher game online milik UniPin telah berkembang cukup pesat meski baru merambah pasar game online di desktop.  41 juta pengguna smartphone di Indonesia kami anggap sebagai pasar potensial, dan semua potensial menjadi pengguna kami. Yang paling penting, banyak partner kami di luar negeri yang menyarankan kami untuk menggarap platform.

Sebelumnya, berapa rata-rata transaksi yang ada di Unipin?

Untuk rata-rata per hari, kami belum bisa disclose. Hanya saja per bulannya bisa dikalkulasi dari jumlah paid user dikali denominasi yang tersedia. Saat ini kami memiliki 450.000 user yang mau membeli top up kami setiap bulan. Sedangkan denominasi kami berkisar 10.000 sampai maksimal 5 juta. Itu artinya, total penjualan rata-rata bisa mencapai 4,5 miliar sampai 20 miliar per bulan. Dari beragam denominasi yang tersedia, rata-rata user lebih mencari denominasi 50.000.

Dengan Unipin mobile, berapa target penambahan user?

Sekarang sudah 450.000 users. Akhir 2014 kami menargetkan penambahan sampai 1 juta users.(ct)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
telkom sigma
indihome Asian Games