blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

J&T Express tingkatkan kapasitas mesin sortir

08:39:10 | 07 Feb 2018
J&T Express tingkatkan kapasitas mesin sortir
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - PT Global Jet Express (J&T Express) membangun mesin baru di gateway (pusat sortir) berupa mesin semi auto sortir guna mempercepat operasional distribusi paket seiring kian terintegrasinya perusahaan logistik ini dengan marketplace seperti Tokopedia, Shopee dan Bukalapak.

“Gateway J&T Express Indonesia yang berlokasi di rawa bokor, Tangerang memiliki area seluas 1 hektar. Panjang total jalur konveyor adalah 783 meter, dengan kapasitas penanganan maksimum rata-rata harian bisa mencapai 950.000 paket,” kata Key Account Manager J&T Express, Iwan Senjaya, kemarin.

Penggunaan peralatan mesin ini termasuk otomasi tingkat tinggi, dengan desain jalur sortir yang paling efektif, mengurangi operator, meningkatkan efisiensi kerja, dan mengurangi tingkat kerusakan paket.

Peralatan sistem utama dari saluran transmisi menggunakan konveyor belt yang terbagi dalam 10 line body control yang terbagi secara signifikan per moda transportasi; jalur dipisahkan untuk jalur paket luar pulau (via udara), jalur paket internal Pulau Jawa, jalur paket area Jakarta Raya, dan jalur paket Bodetabek.

Sejak Desember 2017 mesin semi auto sortir sudah resmi digunakan, dan feedbacknya sudah teruji di masa peak season Desember lalu, tidak ada masalah dengan load paket yg berlipat ganda dibanding load bulan-bulan sebelumnya.

“Kedepan J&T Express berencana akan membangun full auto machine yang juga direncanakan akan dibangun di Surabaya dan Bandung. Pembangunan ini diprojeksikan selesai sekitar kuartal ke-4 tahun  2018,” katanya.

Ekspansi
Lebih lanjut dikatakannya, J&T Express akan melakukan ekspansi ke dua negara di Asia Tenggara, yaitu Malaysia dan Vietnam pada Maret 2018.  

Malaysia dan Vietnam memiliki pertumbuhan eCommerce yang baik serta pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

Telin
Dilansir dari statista.com, pendapatan di pasar eCommerce Malaysia mencapai US$ 1.076 pada tahun 2017. Sedangkan Vietnam berada di peringkat 3 teratas pasar internet yang sedang berkembang di tahun 2015 dengan pertumbuhan lebih dari 39%. Dikutip dari smartosc pendapatan dalam jumlah pasar eCommerce Vietnam menjadi US$ 2.187 pada tahun 2016.

“Malaysia dan Vietnam memiliki kesamaan geografis dengan Indonesia. Proses yang kita jalankan di sini, akan kita coba di sana. Kalau Malaysia dan Vietnam ini sukses, tahun 2019 kita akan ekspansi ke negara lain. Kita ingin membawa perusahaan Indonesia ke luar negeri,"pungkasnya.(tp)

Tcash Merdeka
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
telkom sigma
IOT
Kerjasama CSI