blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

Lima eCommerce ini akan laris saat Imlek

08:34:23 | 15 Feb 2018
Lima eCommerce ini akan laris saat Imlek
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - ShopBack memperkirakan saat perayaan Tahun Baru China atau Imlek yang akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan, lima platform eCommerce akan kebanjiran pengunjung.

ShopBack, platform gaya hidup yang mendukung masyarakat untuk dapat melakukan transaksi pembelian dengan lebih cermat dan hemat, mencoba mencari tahu kebiasaan masyarakat Indonesia saat dan menjelang Imlek, dengan melakukan survei kepada lebih dari 1100 responden berusia 18-28 tahun di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar.

Dari survei itu ditemukan, Shopee akan menjadi pilihan utama responden untuk berbelanja saat perayaan Imlek nanti. Setelah itu Tokopedia, Lazada, MatahariMall, dan Zalora.

Berdasarkan hasil survei tersebut, hampir dua per tiga responden (60,3%) mengaku membeli perlengkapan imlek di toko online. Belanja di toko online dianggap lebih efisien, murah, dan gampang tanpa harus keluar rumah, apalagi di tengah musim hujan saat ini. Adapun barang-barang yang paling banyak dibeli di toko online meliputi: baju baru, pernak-pernik imlek, groseri dan makanan, peralatan rumah tangga, serta kosmetik.

Sementara itu, berbelanja online pun menjadi kegiatan yang dipilih responden untuk dilakukan selama liburan Imlek tahun ini, dengan persentase 26%. Kedua terbanyak setelah berkumpul bersama keluarga, dengan persentase 67.8%.

Co-Founder & Country Head of Shopback Indonesia Indra Yonathan mengatakan dalam beberapa tahun belakang, semakin banyak masyarakat melakukan transaksi di toko online.

“Berdasarkan hasil survei ShopBack, jika dibandingkan antara rata-rata uang yang dibelanjakan masyarakat khususnya untuk imlek di toko online dan offline tidak terlalu menunjukkan perbedaan yang signifikan. Rata-rata keseluruhan responden menghabiskan hingga Rp725 ribu di toko online dan Rp890 ribu di toko offline untuk membeli kebutuhan imlek. Hal ini membuktikan, bahwa saat ini kepercayaan masyarakat untuk berbelanja online semakin meningkat,” katanya.

Yonathan menambahkan dua atau tiga tahun lalu, masyarakat masih enggan untuk menghabiskan banyak uang untuk berbelanja online. Hal ini disebabkan tingkat kepercayaan serta keamanan dalam bertransaksi online masih terbilang rendah pada saat itu.

Berdasarkan survei ShopBack, lebih dari setengah responden (54,9%) mengaku membeli baju baru untuk merayakan Imlek di toko online. Menariknya, terdapat perbedaan mencolok akan pola perilaku belanja saat imlek antara Wanita dan Pria. Wanita ternyata lebih senang membeli baju di platform online, sedangkan Pria lebih senang membeli baju di toko offline, seperti Mall, Butik dan Toko Baju.

Dari 42,9% responden yang mengaku masih menerima Angpao akan menyisihkan beberapa persen dari uang yang diterima untuk di tabung. Berdasarkan survei, nilai rata-rata keseluruhan responden akan menyimpan sebanyak 52% dari uang Angpao yang diterima sebagai tabungan, dan sisanya 48% digunakan untuk berbelanja (membeli barang/produk, buat makan-makan, dan jalan-jalan).

Berdasarkan survei ShopBack, sebanyak 40,1% responden sudah mulai membeli perlengkapan Imlek seminggu sebelum perayaan Imlek berlangsung. Sebanyak 24% mulai membeli perlengkapan dua minggu sebelum dan 16,4% sebulan sebelum.

Adapun menurut riset yang ShopBack lakukan dengan menggunakan Google Trends, keyword pencarian mengenai kebutuhan Imlek sudah mulai marak seminggu sebelum Imlek berlangsung.

Telin
Bahkan dalam sebulan terakhir, masyarakat sering mencari informasi mengenai penjualan pernak-pernik Imlek.

Dari data tersebut, ternyata Imlek tahun ini, masyarakat Indonesia membutuhkan informasi  mengenai penjual pohon jeruk Imlek sebagai hiasan saat imlek, secara online. Keyword pencarian tentang pohon jeruk Imlek ini pun meningkat 8 kali lipat dibandingkan tahun lalu.(ak)

Tcash Merdeka
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
Smartfren Unlimited 4G
telkom sigma
Kerjasama CSI