blanja.com

Smart City Nusantara akan sinergi dengan OKE OCE

08:06:28 | 11 Apr 2018
telkom solution travel
Smart City Nusantara akan sinergi dengan OKE OCE
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno kala mengunjungi Living Lab Smart City Nusantara Telkom.(Foto:Jakarta.go.id)
finnet KTM
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Pemerintahan Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana mensinergikan program One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship (OKE OCE) dengan platorm Smart City Nusantara untuk membuat masyarakat Ibukota menjadi smart people, smart economy, dan smart industry.

OK OCE adalah program penting untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran di Jakarta. Sedangkan Smart City Nusantara adalah platfrom yang dikembangkan Telkom agar pemerintahan daerah dapat mengembangkan dan mengimplementasikan konsep smart city secara baik dan benar namun tidak meninggalkan ciri khas daerah atau kearifan lokal dan budaya setempat.

"Ada rencana kerja sama antara Pemprov DKI dan Telkom terkait teknologi ini (Smart City Nusanatara). Kita ingin Smart City Nusantara terintegrasi dengan OKE OCE milik pemerintah. Jadi penataan ekonomi, penataan kerakyatan khususnya, itu harus berbasis data," ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno kala mengunjungi Living Lab Smart City Nusantara Telkom di Jl Gunung Sahari Raya, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat, seperti dikutip dari laman Jakarta.go.id (10/4).

Menurutnya, Smart City sudah berevolusi menjadi bagian terpenting dalam pengelolaan dan penataan kota. Smart City adalah sebuah konsep pengelolaan dan penataan kota dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk memonitor dan mengendalikan berbagai sumber daya di sebuah kota dengan lebih efektif serta efisien. Selain itu, Smart City juga bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kepada warga serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

"Smart City sudah berevolusi menjadi bagian terpenting dalam pengelolaan dan penataan kota. Termasuk, untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat," ujar Sandi.

Dijelaskannya, Smart City tidak berhenti pada konsep kota cerdas semata, tapi menunjang kemajuan atau pengembangan kota dalam dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan.

"Ini juga bicara mengenai smart people, smart economy, smart industry, dan tentunya save city," terangnya.

Sandi menambahkan, Smart City harus mampu menjadi bagian untuk menjawab permasalahan kota dengan menghadirkan solusi yang berbasis data. Untuk itu, Pemprov DKI siap bekerjasama dengan Smart City Nusantara untuk menghadirkan solusi perkotaan yang berkelanjutan.

"Saat ini, banyak sekali harapan masyarakat untuk lapangan kerja dan bagaimana kebijakan pemerintah bisa menghadirkan sebuah solusi. Pemprov DKI mengambil kesempatan ini untuk bekerjasama dengan teman-teman dari Smart City Nusantara agar dapat menghadirkan lapangan kerja itu," tandasnya.

Salah satu yang diharapkan Pria yang akrab disapa SSU ini adalah solusi Smart City milik Telkom mampu menyisir hal yang tak tampak, seperti pemanfaatan air tanah.

"Bagaimana Smart City Nusantara ini memantau mana nih dari wilayah luas ditembak ke satu rumah yang masih menggunakan air tanah berdasarkan jumlah penghuninya tapi penggunaan dari PAM-nya kecil," pungkasnya.(ad)

Telkom Smart City
Artikel Terkait
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
telkom smart city
telkom sigma
telkom DBS / liputan khusus