blanja.com

Indonesia masih tertinggal urusan dua hal ini di ekonomi digital

09:52:10 | 09 Jul 2018
telkom solution travel
Indonesia masih tertinggal urusan dua hal ini di ekonomi digital
finnet KTM
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – Indonesia ternyata masih tertinggal dalam urusan sumberdaya manusia untuk menjadi coder dan ahli big data analysis di era ekonomi digital.

"Selain coder, kita butuh juga ahli big data analysis. Kita perlu menghitung berapa ahli big data analysis yang kita miliki dan butuhkan," ungkap Menkominfo Rudiantara, belum lama ini.

Menurutnya, dua keahlian itu dibutuhkan untuk memastikan Indonesia tidak tertinggal dengan negara lain dalam hal pemanfaatan teknologi informasi. "Kita memerlukan SDM yang mengetahui coding, bahkan di Singapura, coding sudah diajarkan sejak dari TK," jelasnya. 

Rudiantara menyontohkan upayanya bersama sejumlah pihak membuat homeschooling coding. Ia menyebut pembekalan anak muda tidak harus melalui pendidikan formal.

"Kita tidak boleh hanya andalkan pendidikan formal. Saat ini kita mempunyai peta okupasi kompetensi, tapi so what? Saya tidak sabaran jadi saya membuat homeschooling coding," tandasnya.

Rudiantara mengajak semua pihak yang ingin bekerja sama membantu homeschooling coding dimana siswa yang bergabung disana berusia 15 tahun, jadi saat berumur 18 bisa menjadi coder.

Angkasa Pura 2
“Saya mengajak semua patungan untuk homeschooling coding. Kurikulumnya diambil dari google ambasador Indonesia, dan nanti magangnya bisa di kantornya Go-Jek,” katanya.

Telin
Rudiantara menegaskan upaya mendidik anak muda agar memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi harus dilakukan dengan cara-cara baru.

Tcash Merdeka
“Kita perlu kerja keroyokan jangan bergantung pada hal formal. Kita keluar dari pakem, aturan kita ubah. Jangan ubah target tapi ubah cara berpikirnya, tidak perlu out of the box tapi no box,” tandasnya.(wn)

Telkom Smart City
Artikel Terkait