☰
✕

Alibaba perkuat digitalisasi Youth Olympic Games Dakar 2026

JAKARTA (IndoTelko) - Alibaba Group menghadirkan teknologi komputasi awan (cloud) dan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung penyelenggaraan Youth Olympic Games (YOG) Musim Panas Dakar 2026 di Senegal, Afrika. Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperkaya pengalaman penonton, serta membangun fondasi digital jangka panjang bagi negara tuan rumah.

Dakar 2026 menjadi ajang Olimpiade pertama yang digelar di benua Afrika. Sebagai Mitra TOP Global Olimpiade, Alibaba bekerja sama dengan International Olympic Committee (IOC) dan Komite Penyelenggara Dakar 2026 dalam menyediakan berbagai solusi teknologi untuk mendukung penyelenggaraan ajang tersebut.

Presiden IOC, Kirsty Coventry, menyatakan dukungan Alibaba melalui teknologi cloud dan AI membantu kelancaran operasional sekaligus mendekatkan penggemar olahraga di berbagai negara dengan pertandingan.

Untuk kebutuhan operasional digital, komite penyelenggara menggunakan infrastruktur private cloud berbasis Apsara Stack dari Alibaba Cloud. Platform ini menjadi fondasi bagi sejumlah layanan penting, termasuk sistem penjualan tiket dan pengurusan visa elektronik (e-visa).

Sistem tiket yang dikembangkan Alibaba Cloud dirancang menangani lebih dari satu juta tiket di tujuh lokasi pertandingan dan area Festival resmi Dakar 2026. Kapasitas infrastrukturnya dapat disesuaikan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan tiket maupun arus pengunjung di lokasi acara.

Salah satu kontribusi jangka panjang dari proyek ini adalah rencana penyerahan infrastruktur private cloud kepada Senegal setelah penyelenggaraan Olimpiade berakhir. Fasilitas tersebut akan dimanfaatkan sebagai platform cloud nasional untuk mendukung transformasi digital negara tersebut.

Melalui infrastruktur itu, pelaku usaha dan pengembang lokal juga berpeluang mengakses teknologi AI Alibaba, termasuk keluarga model Qwen yang tersedia dalam format open-weight. Qwen mencakup 460 model dan telah mencatat lebih dari tiga miliar unduhan secara global, dengan dukungan lebih dari 200 bahasa.

AI Hadirkan Pengalaman Interaktif

Pemanfaatan AI juga mewarnai pengalaman pengunjung selama Dakar 2026. Pada upacara pembukaan, komite penyelenggara menampilkan video pertunjukan tabuhan drum berbasis AI yang dibuat menggunakan WAN, model generatif video milik Alibaba.

Video berdurasi satu menit tersebut menampilkan 100 peserta Dakar 2026 Learning Academy yang bermain drum secara virtual. Konsep ini mengangkat irama musik Afrika sekaligus menggambarkan keterlibatan generasi muda dari berbagai negara.

Di area Festival resmi, pengunjung juga dapat mencoba kios interaktif untuk membuat video pendek yang menampilkan diri mereka memainkan Sabar, drum tradisional Senegal. Selain itu, tersedia agen AI berbasis cloud yang memberikan informasi seputar Dakar 2026 dan sejarah Olimpiade Remaja.

Di luar dukungan teknologi, Alibaba turut menjalankan program sosial untuk memperkuat warisan penyelenggaraan Olimpiade. Melalui Alibaba Philanthropy, perusahaan memperluas Panda Pack Project dengan menyediakan perlengkapan olahraga bagi program Jeunesse en Jeux. Program ini menargetkan lebih dari 350.000 anak di 850 sekolah.

Alibaba Cloud Tech Academy juga menyediakan pelatihan komputasi awan secara daring dan gratis bagi generasi muda Senegal berusia di bawah 35 tahun. Program tersebut telah menarik lebih dari 10.000 pendaftar.

Youth Olympic Games Dakar 2026 berlangsung pada 31 Oktober hingga 13 November 2026 di Dakar, Diamniadio, dan Saly. Ajang ini mempertemukan sekitar 2.700 atlet berusia 17 tahun ke bawah untuk berkompetisi dalam 35 cabang olahraga.

Dukungan Alibaba di Dakar 2026 melanjutkan keterlibatan perusahaan sebagai Mitra TOP Global Olimpiade, setelah sebelumnya berkontribusi dalam penyelenggaraan Tokyo 2020, Beijing 2022, Paris 2024, dan Milano Cortina 2026. (mas)