☰
✕

PINTU perkuat literasi Crypto di kalangan mahasiswa

JAKARTA (IndoTelko) - PT Pintu Kemana Saja (PINTU) berkolaborasi dengan Management Student Society Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (MSS FEB UI) menggelar program Pintu Goes to Campus bertajuk “Cara Gen-Z Tetap Bijak Finansial” pada 22 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium R. Soeria Atmadja, FEB UI, tersebut diikuti lebih dari 100 mahasiswa. Program ini membahas perencanaan keuangan, analisis investasi, dan manajemen risiko untuk membantu generasi muda mengambil keputusan finansial secara rasional, termasuk dalam berinvestasi pada aset kripto.

Presiden Direktur PINTU, Andy Putra, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas literasi keuangan digital di kalangan generasi muda. Menurutnya, pemahaman mengenai potensi dan risiko aset kripto diperlukan agar investor dapat mengambil keputusan secara bijak dan bertanggung jawab.

Founder Rencanaku.id sekaligus Dosen FEB UI, Rahmat Aryo Baskoro, menekankan bahwa investasi kripto sebaiknya tidak menjadi titik awal perencanaan keuangan. Individu perlu menetapkan tujuan keuangan, membangun fondasi finansial, dan meningkatkan literasi sebelum memilih instrumen investasi.

Ia juga mengingatkan bahwa aset kripto termasuk instrumen berisiko tinggi sehingga pemilihan investasi harus mempertimbangkan profil risiko masing-masing.

Dalam seminar tersebut, mahasiswa mendapatkan materi mengenai pentingnya dana darurat, alokasi aset, pemilahan informasi keuangan yang kredibel, serta strategi mengelola risiko. Peserta juga diajak memahami bahaya keputusan investasi yang didorong Fear of Missing Out (FOMO) atau ketakutan tertinggal tren.

CEO MSS FEB UI, Fariz Rahman Hakim, menilai edukasi investasi penting di tengah derasnya informasi mengenai aset digital. Mahasiswa diharapkan mampu bersikap lebih kritis dalam memilah informasi dan mengambil keputusan keuangan secara bertanggung jawab.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dikutip dalam keterangan perusahaan, jumlah investor aset kripto di Indonesia mencapai 22,93 juta pada Juli 2026. Pertumbuhan tersebut dinilai perlu diimbangi edukasi agar keputusan investasi didasarkan pada pemahaman dan profil risiko, bukan sekadar mengikuti tren.

PINTU menyatakan akan melanjutkan program literasi keuangan melalui Pintu Goes to Campus dan berbagai inisiatif edukasi lainnya untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap aset kripto beserta risikonya. (mas)