☰
✕

CAFEO 44 Bandung bahas Energi Bersih, Data Center hingga Kota Berkelanjutan

JAKARTA (IndoTelko) - Lebih dari 1.000 insinyur dari 11 negara ASEAN berkumpul di Bandung dalam Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO) ke-44 pada 2022 Oktober 2026. Konferensi ini membahas berbagai tantangan keinsinyuran, mulai dari pembangunan kota berkelanjutan, energi bersih, baterai kendaraan listrik, hingga pengembangan data center.

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, CAFEO 44 menggelar diskusi kelompok kerja (working group) dan kunjungan teknis (technical visit) di delapan lokasi yang merepresentasikan bidang keinsinyuran Indonesia. Lokasi tersebut meliputi Institut Teknologi Bandung (ITB), PT KAI, PT Pindad, Museum Geologi, Balai Kota Bandung, PT Dirgantara Indonesia, PT Bio Farma, dan Bumi Herbal Dago.

Kunjungan ke Bumi Herbal Dago di kawasan Dago Pakar pada 2122 Oktober menjadi kesempatan bagi delegasi untuk mengenal kekayaan tanaman obat Indonesia. Peserta mengikuti tur kebun, mempelajari pengelolaan tanaman herbal hingga penanganan pascapanen, serta mencoba pengalaman rempah Indonesia melalui program Indonesian Spices Experience.

Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) sekaligus Chairman AFEO, Ilham A. Habibie, bersama para ketua delegasi negara ASEAN juga melakukan penanaman pohon. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen para insinyur kawasan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan membangun kemakmuran bersama melalui pengembangan teknologi.

“ Kita bersama-sama menanam pohon sebagai bagian untuk menjaga semangat kita dan ‘menanam’ untuk kemakmuran bersama, juga sustainability,” ujar Ilham di Bumi Herbal Dago, Kamis (22/10).

Chair CAFEO 44 sekaligus Direktur Eksekutif PII, Santhi H. Serad, mengatakan pemilihan lokasi tersebut bertujuan memperkenalkan kekayaan alam Indonesia kepada delegasi, di luar pembahasan akademik dan teknis.

Menurutnya, penyelenggaraan CAFEO 44 menghadirkan pendekatan berbeda melalui kegiatan kelompok kerja dan kunjungan teknis yang tersebar di delapan lokasi, sesuai dengan tema masing-masing kelompok kerja.

Presiden Philippine Technological Council, Federico A. Monsada, mengapresiasi rangkaian kegiatan yang diselenggarakan PII. Ia menyebut delegasi Filipina menjadi salah satu kelompok peserta dengan jumlah besar dalam konferensi tahun ini.

Presiden Institution of Engineers Malaysia, Yau Chau Fong, juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Malaysia dijadwalkan menjadi tuan rumah CAFEO ke-45 pada 2027.

277 Insinyur Raih Gelar ASEAN Engineer

Salah satu agenda utama CAFEO 44 adalah ASEAN Engineering Register Conferment (AER Conferment), yaitu penyerahan sertifikat dan medali profesi bagi insinyur yang memperoleh pengakuan profesional di tingkat ASEAN.

Dalam agenda tersebut, sebanyak 277 insinyur dari tujuh asosiasi negara anggota menerima gelar ASEAN Engineer. Penerima berasal dari Institute of Engineers, PUJA Brunei (1 orang), Engineering Institute of Thailand (1), Board of Engineers Cambodia (7), Federation of Myanmar Engineering Societies (9), Institution of Engineers Malaysia (11), Philippine Technological Council (80), serta PII Indonesia (168).

Konferensi ini juga menjadi wadah pembahasan isu strategis melalui kelompok kerja Young Engineers of AFEO (YE-AFEO) dan Women Engineers of AFEO (WE-AFEO).

YE-AFEO membahas sejumlah agenda, termasuk mitigasi kebakaran hutan di Kalimantan, pengembangan kapasitas insinyur muda, serta pembentukan empat subkomite baru yang berfokus pada E-Newsletter, SDG, YE-AFEO Roadshow, dan perubahan aturan organisasi. Dalam rangkaian tersebut, Lee Yiren dari Institution of Engineers Malaysia meraih Young Engineer Award 2026.

Sementara itu, WE-AFEO mengangkat pentingnya inklusivitas perempuan dalam industri keinsinyuran untuk mendukung transformasi digital, pembangunan infrastruktur, dan keberlanjutan. Kegiatannya mencakup presentasi makalah, diskusi, serta partisipasi dalam kunjungan teknis dan kelompok kerja.

Rangkaian CAFEO 44 ditutup pada Kamis malam (22/10) melalui upacara penutupan yang diisi pertunjukan budaya dari negara peserta, pemberian penghargaan keinsinyuran, serta penyerahan bendera AFEO kepada delegasi Malaysia sebagai tuan rumah CAFEO 45 pada 2027.

Dari Indonesia, tujuh tokoh menerima AFEO Honorary Fellow Award. Mereka antara lain Rektor ITB Tatacipta Dirgantara, Sigit Puji Santosa selaku CTO Danantara, anggota Dewan Energi Nasional Johni Jonatan Numberi, serta Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri.

Melalui rangkaian diskusi dan kunjungan teknis, CAFEO 44 diharapkan memperkuat kolaborasi antarorganisasi insinyur ASEAN serta menghubungkan pembahasan teknologi dengan penerapannya di lapangan. Hasil kesepakatan dan dokumen teknis konferensi akan didokumentasikan sebagai acuan bersama bagi organisasi insinyur di kawasan tersebut. (mas)