JAKARTA (IndoTelko) - Maxim memperbarui program FOKUS dengan menghadirkan pilihan durasi yang lebih fleksibel bagi mitra pengemudi. Melalui pembaruan ini, mitra dapat memilih paket selama 3, 5, 7, atau 9 jam, dengan peluang menerima lebih banyak order serta tarif komisi 3% untuk sejumlah layanan.
Direktur Pengembangan Maxim Indonesia, Dirhamsyah, mengatakan pembaruan tersebut dirancang agar mitra pengemudi dapat menyesuaikan program dengan kebutuhan dan jadwal kerja masing-masing.
“Setiap mitra pengemudi memiliki jadwal dan pola kerja yang berbeda. Melalui FOKUS yang telah diperbarui, kami memberikan pilihan bagi mitra yang ingin memanfaatkan waktu kerjanya dengan lebih efektif,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembaruan FOKUS tidak mengubah hak dan fasilitas yang melekat pada status prioritas mitra, termasuk ketentuan terkait seragam dan atribut kendaraan. Program ini memberikan kesempatan untuk memperoleh lebih banyak order selama paket aktif.
FOKUS merupakan program opsional bagi mitra pengemudi aktif yang ingin mengoptimalkan waktu kerja. Berdasarkan hasil survei yang disampaikan Maxim, sekitar 61,9% mitra berstatus prioritas telah menggunakan program tersebut. Dari responden survei, sebanyak 70% mengaku mengalami peningkatan pendapatan.
Sementara itu, mitra yang tidak mengikuti FOKUS tetap dapat menerima dan menyelesaikan order seperti biasa.
Empat Pilihan Paket dan Tarif Komisi
Dalam skema terbaru, tarif komisi sebesar 3% berlaku untuk layanan Delivery, Food&Shop, Maxim Food, Bike Delivery, dan Delivery Hospital. Mitra dapat memilih salah satu dari empat paket berikut:
Pilihan tersebut memungkinkan mitra menyesuaikan durasi paket dengan waktu kerja yang tersedia, misalnya ketika ingin lebih aktif pada jam-jam tertentu.
Maxim menyatakan akan terus mengevaluasi pelaksanaan program berdasarkan analisis perusahaan dan masukan dari mitra pengemudi.
“Kami menghargai setiap masukan dari mitra pengemudi. Evaluasi akan terus kami lakukan untuk mengetahui aspek-aspek yang masih bisa ditingkatkan ke depannya,” kata Dirhamsyah.
Melalui pembaruan ini, Maxim berupaya memberikan keleluasaan lebih kepada mitra pengemudi berstatus prioritas dalam mengatur pola kerja, sekaligus mengembangkan program agar tetap sesuai dengan kebutuhan mitra di lapangan. (mas)