☰
✕

Allianz perkuat kapasitas guru SLB, jangkau 2.286 siswa disabilitas

JAKARTA (IndoTelko) - Allianz Indonesia bersama ASA Foundation memperkuat kapasitas guru Sekolah Luar Biasa (SLB) melalui program MoveNow Unity in Motion. Program ini menggunakan pendekatan Training of Trainers (ToT) untuk membekali guru dengan metode olahraga dan pembelajaran yang lebih inklusif bagi siswa penyandang disabilitas.

Program yang merupakan bagian dari MoveNow Impact Fund 20252027 tersebut ditutup melalui kegiatan Inclusive Sports for Education Development Festival di SLB Pembina Lebak Bulus, Jakarta, pada 6 Agustus 2026.

Selama dua siklus pelaksanaan, sebanyak 50 guru dari 23 SLB di wilayah Jabodetabek mengikuti pelatihan, praktik kegiatan di sekolah, serta pendampingan. Materi yang diberikan mencakup metode olahraga inklusif dan pembelajaran partisipatif yang turut mengintegrasikan literasi keuangan dan keterampilan hidup.

Metode tersebut kemudian diterapkan para guru di sekolah masing-masing dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Program ini disebut telah menjangkau 2.286 siswa penyandang disabilitas.

Selain guru dan siswa, lebih dari 80 karyawan Allianz Indonesia terlibat sebagai relawan sepanjang pelaksanaan program untuk mendukung berbagai kegiatan pembelajaran.

Ketua Yayasan Allianz Peduli Ni Made Daryanti mengatakan guru memiliki peran penting dalam membangun lingkungan belajar yang memungkinkan seluruh siswa berpartisipasi secara aktif.

“Melalui MoveNow Unity in Motion, kami memperkuat kapasitas guru agar dapat memanfaatkan olahraga sebagai sarana untuk membangun kepercayaan diri, keterampilan sosial, dan kemandirian siswa penyandang disabilitas,” ujar Ni Made.

Menurutnya, metode yang diperkenalkan dalam program tersebut diharapkan dapat terus digunakan dan dikembangkan oleh guru setelah program berakhir, sehingga manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak siswa.

Sebagai penutup rangkaian program, Inclusive Sports for Education Development Festival mempertemukan sekitar 100 siswa penyandang disabilitas netra dari SLB Pembina Lebak Bulus dan sekolah di sekitarnya. Kegiatan juga melibatkan guru, master trainer, serta tim program dari ASA Foundation.

Berbagai aktivitas olahraga inklusif digelar untuk mendorong siswa bergerak aktif, berinteraksi, dan membangun kepercayaan diri dalam lingkungan yang aman dan suportif.

Festival sekaligus menjadi kesempatan bagi guru untuk mempraktikkan metode yang telah diperoleh selama pelatihan. Pengalaman tersebut diharapkan memperkuat kemampuan tenaga pendidik dalam mengembangkan aktivitas olahraga dan pembelajaran partisipatif di sekolah.

Melalui model penguatan kapasitas guru, MoveNow Unity in Motion diarahkan tidak berhenti pada pelaksanaan program. Pengetahuan dan metode yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan, disesuaikan dengan kebutuhan siswa, serta dibagikan kepada tenaga pendidik lainnya.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang memberikan ruang lebih luas bagi siswa penyandang disabilitas untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan belajar dan pengembangan keterampilan. (mas)