JAKARTA (IndoTelko) - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkuat dukungan terhadap pemulihan pendidikan di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah wilayah tersebut terdampak gempa.
Dukungan diberikan melalui program pemulihan pembelajaran di SDN Reo 1 dan SDN Reo 2, yang mencakup peningkatan kapasitas guru, pendampingan siswa serta penyediaan fasilitas pembelajaran dan konektivitas digital.
Sebanyak 30 guru mengikuti Training of Trainers (ToT) untuk memperkuat kemampuan dalam mendampingi proses belajar siswa pascabencana. Materi juga mencakup pengenalan kondisi emosional anak serta cara merespons kebutuhan siswa selama masa pemulihan.
Sementara itu, sekitar 150 siswa mendapatkan pendampingan melalui berbagai kegiatan interaktif. Anak-anak diajak mengikuti permainan, aktivitas kelompok dan kegiatan kreatif, sekaligus diperkenalkan pada teknologi digital dalam suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan.
Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia Hery Susanto mengatakan pemulihan pendidikan setelah bencana membutuhkan dukungan yang tidak hanya berfokus pada sarana, tetapi juga kesiapan guru dan kondisi siswa.
“Melalui penguatan kapasitas guru, pendampingan siswa, serta dukungan fasilitas pembelajaran dan konektivitas, kami berharap dapat membantu sekolah dan anak-anak di Manggarai bangkit dan kembali menjalani proses belajar dengan lebih baik,” ujar Hery.
Untuk menunjang kegiatan belajar, Telkom memberikan dua tenda darurat, dua paket konektivitas Orbit Telkomsel, 10 paket tablet, dan 150 Healing Kits.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu sekolah menyediakan ruang belajar yang lebih kondusif sekaligus memberikan sarana bagi siswa untuk kembali beraktivitas dan berinteraksi setelah mengalami dampak bencana.
Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom dalam mendukung pendidikan inklusif dan berkelanjutan, sekaligus sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4 tentang Pendidikan Berkualitas.
Telkom menilai keberlanjutan proses pendidikan di wilayah terdampak bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar anak-anak tetap memperoleh kesempatan untuk belajar, tumbuh dan berkembang.
Melalui semangat “Bersama Jadi Bisa”, Telkom menyatakan akan melanjutkan kontribusi sosialnya, termasuk mendukung pemulihan pendidikan di wilayah yang terdampak bencana. (mas)