JAKARTA (IndoTelko) - LINE Indonesia memperluas kehadiran intellectual property (IP) asal Korea Selatan, UMEUS, melalui karakter bearzzing dan rabbitzzing yang kini tersedia di LINE STORE Indonesia dan global.
Kedua karakter tersebut menghadirkan cerita tentang hubungan, kasih sayang dan berbagai momen sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Kehadirannya di LINE memungkinkan pengguna mengekspresikan emosi dan reaksi melalui stiker dalam percakapan digital.
UMEUS diciptakan oleh seniman dengan nama pena UMEUS, yang merupakan gabungan dari kata “You (U), Me, and Us”. IP tersebut pertama kali memperkenalkan bearzzing melalui media sosial pada 2020 dan kemudian berkembang ke berbagai format, mulai dari konten digital, merchandise, aktivitas offline hingga kolaborasi internasional.
LINE menjadi salah satu kanal dalam ekspansi global UMEUS. Sejak September 2025, stiker bearzzing dan rabbitzzing telah tersedia di LINE untuk merespons minat penggemar internasional terhadap kedua karakter tersebut.
Strategy & Business Lead LINE Indonesia Nico Dharmaputra mengatakan karakter UMEUS memiliki daya tarik yang dapat diterima oleh berbagai kalangan karena mengangkat cerita keseharian yang dekat dengan kehidupan.
“Kisah mereka yang menggemaskan serta momen-momen keseharian yang relatable memiliki daya tarik universal. Melalui LINE, kami berharap UMEUS dapat terhubung dengan audiens global yang lebih luas,” ujar Nico.
Kisah Dua Karakter
bearzzing dan rabbitzzing merupakan pasangan dengan karakter yang berbeda. rabbitzzing digambarkan sebagai sosok pemalu dan ekspresif, sementara bearzzing lebih pendiam dan menunjukkan kasih sayang melalui tindakan.
Perbedaan tersebut menjadi sumber humor sekaligus menggambarkan dinamika hubungan yang hangat. Cerita keduanya dikembangkan melalui berbagai konten yang menampilkan kejadian-kejadian sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Perjalanan UMEUS di kawasan Asia Tenggara juga telah berlangsung melalui sejumlah kolaborasi. Pada 2024 dan 2025, UMEUS bekerja sama dengan ASEAN-Korea Centre sebagai IP utama dalam ASEAN Trade Fair yang menghadirkan photo booth, aktivitas O2O dan merchandise edisi terbatas di 10 negara ASEAN.
Di Indonesia, bearzzing dan rabbitzzing juga pernah hadir melalui kolaborasi couple frame edisi terbatas bersama Photoism Indonesia di Jakarta, Surabaya dan Bali.
Kreator UMEUS melihat Indonesia sebagai salah satu pasar potensial karena tingginya aktivitas digital dan media sosial, serta besarnya ketertarikan masyarakat terhadap K-culture dan karakter dengan kedekatan emosional.
“Kami berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang mengenal dan merasa terhubung dengan kisah bearzzing dan rabbitzzing melalui LINE,” ujar UMEUS.
Ke depan, pengembangan UMEUS tidak berhenti pada stiker digital. Kreatornya tengah mengeksplorasi kolaborasi dengan berbagai brand dan mitra Korea Selatan di sektor merchandise, K-beauty dan lifestyle.
UMEUS juga menyiapkan pengembangan karakter bearzzing dan rabbitzzing ke format animasi berdurasi pendek maupun panjang. Langkah tersebut menjadi bagian dari ambisi membangun keduanya sebagai IP global dengan jangkauan lintas generasi. (mas)