JAKARTA (IndoTelko) - Panorama JTB Tours memperkuat bisnis layanan visa bagi traveler Indonesia melalui kerja sama strategis dengan perusahaan teknologi visa, SPUN Global.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Joint Venture Agreement dan pembentukan PT Solutopia Untuk Panorama. Entitas baru ini menggabungkan pengalaman Panorama JTB Tours di industri perjalanan dengan teknologi SPUN Global dalam pengelolaan layanan visa.
Melalui kerja sama tersebut, proses pengurusan visa akan didukung teknologi, termasuk artificial intelligence (AI) dan otomasi. Sistem yang dikembangkan mencakup sejumlah tahapan, mulai dari penerimaan aplikasi, pemeriksaan dan verifikasi dokumen, pemrosesan hingga pengajuan visa.
Integrasi dalam satu sistem ditujukan untuk mengurangi proses manual sekaligus meningkatkan konsistensi pengelolaan aplikasi, terutama ketika kebutuhan layanan visa meningkat dalam skala besar.
Direktur Panorama JTB Tours Andini Tirtawisata mengatakan kebutuhan traveler kini tidak hanya terkait penyediaan perjalanan, tetapi juga berbagai persiapan sebelum keberangkatan, termasuk dokumen perjalanan dan visa.
“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis bagi Panorama JTB Tours untuk terus mengembangkan layanan visa yang telah kami miliki. Kami ingin memperkuat layanan tersebut dengan memanfaatkan teknologi dan kapabilitas yang dimiliki oleh SPUN Global,” ujar Andini.
Kerja sama ini dilakukan ketika aktivitas perjalanan internasional masyarakat Indonesia kembali menunjukkan pertumbuhan. Berdasarkan data BPS, perjalanan wisatawan nasional mencapai sekitar 802 ribu perjalanan pada Juli 2026, naik 4,68% dibandingkan bulan sebelumnya.
Panorama Group yang telah beroperasi selama 54 tahun menyebut telah melayani sekitar 5,6 juta pelanggan dengan lebih dari 19 ribu produk melalui lima pilar bisnis. Panorama JTB Tours menjadi bagian dari ekosistem tersebut dengan menyediakan layanan perjalanan sekaligus pengurusan visa.
Di sisi teknologi, SPUN Global saat ini mendukung pengelolaan lebih dari 400 jenis visa di lebih dari 95 negara. Perusahaan mengklaim telah memfasilitasi puluhan ribu pengajuan visa yang disetujui, dengan tingkat persetujuan 99% untuk aplikasi yang diproses melalui platformnya.
CEO dan Co-Founder SPUN Global Christa Sabathaly mengatakan kemitraan dengan Panorama JTB Tours menjadi langkah penting dalam penerapan teknologi SPUN untuk mendukung operasional layanan visa dalam skala besar.
“Model ini juga membuka peluang bagi kami untuk bekerja dengan lebih banyak perusahaan travel, termasuk di pasar lain di Asia Tenggara, seiring terus memperkuat bisnis konsumen SPUN,” kata Christa.
Sebelumnya, SPUN Global mengantongi pendanaan awal sebesar US$1,8 juta yang dipimpin Genesia Ventures, dengan partisipasi Antler, Spiral Ventures, Iterative, Kopital Ventures dan sejumlah investor lainnya.
Ke depan, Panorama JTB Tours dan SPUN Global akan mengembangkan layanan visa yang lebih terintegrasi dan mudah diakses. Langkah ini diharapkan dapat memperluas dukungan bagi traveler sejak tahap persiapan perjalanan hingga keberangkatan. (mas)