☰
✕

Lenovo dukung produksi animasi DreamWorks lewat infrastruktur komputasi

JAKARTA, IndoTelko Lenovo memperluas kolaborasinya dengan DreamWorks Animation dengan menyediakan ekosistem komputasi dan layanan teknologi untuk mendukung proses produksi film animasi berskala global, termasuk film terbaru Forgotten Island.

Dalam kerja sama tersebut, Lenovo menjadi salah satu penyedia teknologi untuk kebutuhan komputasi, workstation, hingga infrastruktur data center DreamWorks Animation. Solusi yang disediakan mencakup workstation profesional, High Performance Computing (HPC), server, infrastruktur data center, serta layanan dan dukungan enterprise.

Ekosistem tersebut dirancang untuk mengikuti kebutuhan produksi animasi yang semakin kompleks, mulai dari pengembangan aset digital, pemodelan 3D, simulasi, hingga proses rendering.

“Kolaborasi Lenovo dengan DreamWorks Animation menegaskan peran teknologi dan layanan yang scalable dalam mendukung alur kerja kreatif yang kompleks serta tuntutan produksi konten modern,” ujar Joni Irwanto, Sales Director Key, Global & MM Account Business, Lenovo Indonesia.

Dukung Artist hingga Rendering

Dalam mendukung proses produksi, DreamWorks Animation memanfaatkan sejumlah teknologi Lenovo, termasuk ThinkStation dan ThinkPad P Series Workstations untuk kebutuhan artist dan technical director.

Sementara itu, ThinkSystem Servers dan HPC digunakan untuk beban kerja yang membutuhkan kemampuan komputasi tinggi, termasuk rendering dan animation pipeline.

Lenovo juga menyediakan Neptune Liquid Cooling untuk membantu meningkatkan performa sekaligus efisiensi dan stabilitas infrastruktur data center. Selain itu, layanan TruScale Infrastructure as a Service memungkinkan kapasitas komputasi disesuaikan dengan kebutuhan produksi dengan tetap mempertahankan kontrol atas infrastruktur on-premises.

Dukungan operasional turut diperkuat melalui Premier Support Plus, yang menyediakan bantuan 24/7, troubleshooting, dan dukungan teknis untuk membantu mengurangi potensi downtime.

Performa Komputasi Meningkat

Kolaborasi tersebut disebut memberikan peningkatan performa pada lingkungan teknologi DreamWorks Animation. Penggunaan Neptune Liquid Cooling menghasilkan peningkatan performa hingga 20% dibandingkan server dengan sistem pendinginan udara pada lingkungan render farm.

Di sisi workstation, Lenovo mencatat peningkatan performa aplikasi animasi hingga 25% melalui ThinkStation P620 dibandingkan workstation yang sebelumnya digunakan DreamWorks Animation. Peningkatan tersebut membantu mempercepat proses loading dan membuat alur kerja artist lebih responsif.

Besarnya kebutuhan komputasi produksi animasi juga tercermin dari produksi The Wild Robot, ketika data center DreamWorks Animation mencapai tingkat utilisasi 98% dengan kebutuhan sekitar 300 juta compute hours.

Fondasi teknologi tersebut kemudian digunakan untuk mendukung berbagai proyek produksi DreamWorks Animation, termasuk Forgotten Island dan Shrek 5.

Forgotten Island Tayang di Indonesia

Forgotten Island mulai dirilis secara global pada 25 September 2026 dan dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 2 Oktober 2026.

Film tersebut membawa penonton ke dunia fantasi Nakali yang terinspirasi dari mitologi dan folklore Filipina. Kompleksitas dunia, karakter, dan makhluk mitologis yang ditampilkan menjadi bagian dari tantangan kreatif dan teknis dalam produksi animasi modern.

Melalui kombinasi workstation, HPC, server, data center, liquid cooling, dan layanan enterprise, Lenovo mendukung kebutuhan komputasi DreamWorks Animation dari berbagai tahapan produksi hingga karya siap ditampilkan kepada penonton. (mas)