☰
✕

WhatsApp perkuat fitur Parental Control untuk remaja

JAKARTA (IndoTelko) WhatsApp memperkenalkan serangkaian kontrol orang tua untuk remajayang memungkinkan keluarga mengatur pengalaman penggunaan aplikasi sesuai kebutuhan, tanpa menghilangkan privasi komunikasi pribadi.

Fitur tersebut dirancang sebagai pengaturan opsional yang dapat disiapkan bersama oleh orang tua dan anak remaja. Orang tua dapat menentukan sejumlah pengaturan privasi, termasuk siapa yang dapat melihat foto profil anak dan menambahkannya ke dalam grup.

Jika remaja ingin mengubah pengaturan tertentu, persetujuan orang tua diperlukan melalui PIN yang telah dibuat sebelumnya.

Kontrol baru ini juga memberikan informasi kepada orang tua mengenai aktivitas tertentu. Misalnya, orang tua dapat menerima pemberitahuan ketika anak bergabung atau keluar dari grup maupun ketika jumlah anggota grup yang diikuti bertambah secara signifikan.

Selain grup, orang tua dapat mengatur pengalaman anak dalam menggunakan Saluran (Channels)serta menentukan Status siapa yang dapat dilihat anak dan siapa yang dapat melihat Status anak.

WhatsApp juga memberikan opsi pengaturan untuk Meta AI. Orang tua dapat memilih pengaturan standar untuk pengguna berusia 13 tahun ke atas atau mengaktifkan opsi Konten Terbatas dengan pembatasan yang lebih ketat.

WhatsApp menegaskan seluruh pengaturan tersebut tidak memberikan akses kepada orang tua untuk membaca pesan pribadi atau mendengarkan panggilan anak. Komunikasi pribadi tetap dilindungi enkripsi end-to-end, sehingga hanya pihak yang berada dalam percakapan yang dapat mengakses isi pesan maupun panggilan.

Fitur kontrol orang tua untuk remaja ini dikembangkan secara bertahap berdasarkan masukan dari keluarga. WhatsApp juga memberikan keleluasaan bagi orang tua untuk menyesuaikan atau menonaktifkan kontrol sesuai kebutuhan keluarga.

Dengan pendekatan tersebut, WhatsApp menempatkan fitur baru ini bukan hanya sebagai alat pemantauan, tetapi sebagai sarana untuk membantu orang tua dan remaja membangun komunikasi terbuka mengenai penggunaan platform digital. (mas)