☰
✕

BFGoodrich andalkan dua Ban On-Road produksi Cikarang

JAKARTA (IndoTelko) BFGoodrich memperkuat lini ban On-Road di Indonesia melalui dua produk dengan karakter berbeda, yakni Advantage Touring dan g-Force Phenom. Keduanya diproduksi secara lokal di fasilitas PT Multistrada Arah Sarana, Cikarang, yang menjadi bagian dari Grup Michelin sejak 2019.

Fasilitas tersebut tidak hanya memasok kebutuhan pasar domestik, tetapi juga melayani ekspor dengan proses manufaktur yang mengacu pada standar internasional Michelin.

Advantage Touring menyasar penggunaan harian dengan fokus pada kenyamanan, daya tahan, dan kepercayaan diri saat berkendara. Sementara g-Force Phenom ditujukan bagi pengendara yang menginginkan karakter lebih sporty melalui respons kemudi dan grip yang lebih kuat di jalan kering maupun basah.

Customer Engineering Support BFGoodrich Alfons Abikaryono mengatakan, produksi lokal memungkinkan BFGoodrich menghadirkan produk dengan standar yang sama untuk pasar Indonesia maupun ekspor.

“BFGoodrich On-Road diproduksi di Indonesia dengan fasilitas dan standar yang juga digunakan untuk melayani pasar ekspor. Melalui Advantage Touring dan g-Force Phenom, kami menghadirkan pilihan untuk kebutuhan berkendara yang berbeda, namun tetap dengan fokus yang sama pada kualitas, durability, dan rasa percaya diri saat berkendara,” ujar Alfons.

Menurutnya, karakter jalan di Indonesia turut menjadi pertimbangan dalam pengembangan produk. Konstruksi sidewall yang kuat digunakan untuk menunjang ketahanan ban, sementara tingkat kebisingan yang lebih rendah ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan.

BFGoodrich juga menyediakan pilihan ukuran untuk berbagai jenis kendaraan, termasuk mobil listrik. Untuk kendaraan listrik, pemilihan ban perlu mempertimbangkan bobot kendaraan yang lebih tinggi akibat baterai serta karakter torsi instan yang dapat memengaruhi keausan ban.

Pengalaman Berkendara

Karakter Advantage Touring turut dirasakan Brand Ambassador BFGoodrich, Gofar Hilman, yang telah menggunakannya selama sekitar enam bulan untuk aktivitas sehari-hari.

“Setelah sekitar enam bulan menggunakan BFGoodrich Advantage Touring untuk daily driving, yang paling terasa buat saya adalah kenyamanannya. Dipakai untuk berbagai aktivitas sehari-hari tetap nyaman dan senyap, tapi handling-nya juga tetap memberikan rasa percaya diri saat berkendara,” kata Gofar.

Di sisi lain, g-Force Phenom dikembangkan untuk pengendara yang mencari sensasi berkendara lebih responsif. Produk ini menonjolkan aspek handling, grip, dan karakter sporty untuk penggunaan sehari-hari.

Head of Marketing BFGoodrich Samuel Hasibuan menegaskan, produksi di Indonesia menjadi bagian dari upaya menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen lokal.

“Produksi di Indonesia bukan hanya tentang kedekatan dengan pasar, tetapi juga memastikan bahwa konsumen Indonesia mendapatkan produk berkualitas yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan karakter berkendara,” ujar Samuel.

BFGoodrich juga memberikan garansi produk selama enam tahun yang kini dihitung sejak tanggal pembelian, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Perusahaan mengingatkan bahwa kode produksi menunjukkan waktu pembuatan ban dan bukan otomatis menjadi tanggal kedaluwarsa. Kondisi fisik, penyimpanan, serta pola penggunaan tetap menjadi pertimbangan dalam menentukan kelayakan ban.

Melalui dua produk tersebut, BFGoodrich menawarkan pilihan ban On-Road dengan karakter berbeda, mulai dari kebutuhan mobilitas harian yang mengutamakan kenyamanan hingga pengendaraan yang lebih sporty dan responsif.

Saya buat dengan subjudul minimal dan mempertahankan poin teknis penting, termasuk produksi Cikarang, karakter kedua produk, kendaraan listrik, serta garansi. (mas)