☰
✕

Qualcomm perkuat perangkat audio dengan AI On-Device

JAKARTA (IndoTelko) Qualcomm Technologies memperkenalkan Snapdragon Sound Elite Gen 2, platform audio wearable generasi baru yang menggabungkan kemampuan AI on-device, konektivitas cloud dan teknologi audio premium dalam satu platform.

Platform tersebut dirancang untuk mengubah perangkat seperti earbud, headphone, kacamata audio hingga perangkat wearable multimodal menjadi perangkat yang tidak hanya berfungsi untuk mendengarkan suara, tetapi juga mampu memberikan pengalaman interaksi yang lebih personal dan kontekstual.

Senior Vice President dan General Manager XR, Wearables, dan Personal AI Qualcomm Technologies, Ziad Asghar, mengatakan kebutuhan terhadap kemampuan AI pada perangkat wearable terus meningkat.

Menurut riset Qualcomm, hingga 70% pengguna menginginkan kemampuan AI canggih pada perangkat wearable.

“Melalui Snapdragon Sound Elite Gen 2, kami membuka era baru perangkat audio cerdas yang menawarkan berbagai kemampuan seperti penerjemahan langsung, asisten cerdas berbasis konteks, hingga pengalaman mendengar yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna,” ujarnya.

AI Lebih Cepat dan Hemat Daya

Snapdragon Sound Elite Gen 2 membawa peningkatan signifikan pada pemrosesan AI langsung di perangkat. Qualcomm mengklaim performa AI platform ini mencapai dua kali lipat dibandingkan generasi sebelumnya, sementara konsumsi dayanya turun hingga 40%.

Platform tersebut juga memiliki footprint 30% lebih kecil, sehingga produsen perangkat memiliki ruang lebih besar untuk mengembangkan desain wearable yang ringkas sekaligus menambahkan fitur AI.

Kemampuan AI on-device memungkinkan sejumlah fungsi cerdas berjalan secara bersamaan tanpa selalu bergantung pada pemrosesan cloud. Salah satu penerapannya dapat digunakan pada perangkat audio berkamera yang mampu memahami konteks lingkungan pengguna.

Untuk memperluas kemampuan perangkat, Snapdragon Sound Elite Gen 2 juga dilengkapi Wi-Fi 6E micro-power yang memungkinkan koneksi langsung ke cloud dengan konsumsi daya rendah.

Melalui Snapdragon Sound Apps & Agents, perangkat dapat terhubung dengan asisten AI, layanan digital, konten dan berbagai fungsi yang dapat diperbarui seiring perkembangan ekosistem.

Gabungkan Audio dan AI

Qualcomm juga membekali platform ini dengan sejumlah teknologi audio untuk meningkatkan kualitas suara sekaligus mendukung interaksi berbasis AI.

Teknologi Qualcomm aptX Lossless dirancang untuk menghadirkan audio berkualitas tinggi, sementara Qualcomm XPAN memperluas konektivitas audio melampaui keterbatasan jangkauan Bluetooth.

Pada sisi komunikasi, Qualcomm ANC Generasi ke-5, teknologi Qualcomm cVc dan dukungan arsitektur multi-mikrofon membantu meningkatkan kemampuan peredaman suara bising, penangkapan suara dan kejernihan vokal.

Qualcomm juga menghadirkan Snapdragon Audio Sense, solusi mikrofon berbasis algoritma yang dirancang untuk menangkap suara dan kondisi lingkungan secara lebih presisi. Kemampuan tersebut mendukung percakapan yang lebih jelas sekaligus membantu meningkatkan akurasi respons asisten AI.

Kombinasi teknologi tersebut memungkinkan perangkat menyesuaikan pengalaman audio berdasarkan pengguna, perangkat dan lingkungan di sekitarnya.

Dorong Ekosistem Wearable

Snapdragon Sound Elite Gen 2 mendukung berbagai kategori perangkat, mulai dari earbud, headphone, open-ear, hybrid, earbud berkamera, kacamata audio hingga perangkat wearable multimodal.

Qualcomm juga menyediakan desain acuan Snapdragon Sound Elite Gen 2 untuk membantu produsen OEM mempercepat tahapan pembuatan prototipe, validasi dan komersialisasi perangkat AI Personal.

Di ajang Snapdragon Summit 2026, Cleer turut memperlihatkan konsep perangkat audio yang menggabungkan kemampuan suara, visual dan AI berbasis Snapdragon Sound.

Konsep tersebut menggambarkan arah pengembangan perangkat audio yang tidak lagi terbatas sebagai perangkat pemutar suara, tetapi dapat berperan sebagai antarmuka untuk berinteraksi dengan lingkungan, layanan digital dan asisten AI secara lebih natural. (mas)