JAKARTA (IndoTelko) - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memperketat pengawasan terhadap kepatuhan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat. Sebanyak 25 PSE telah menerima surat pemberitahuan untuk segera memenuhi kewajiban pendaftaran paling lambat 22 September 2026.
Surat tersebut disampaikan Direktorat Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik, Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital, pada 16 September 2026. Dari 25 PSE yang disurati, 23 merupakan PSE domestik dan dua PSE asing.
Direktur Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Ditjen Pengawasan Ruang Digital Komdigi Teguh Arifiyadi mengatakan pendaftaran merupakan kewajiban bagi setiap PSE yang memenuhi kriteria sesuai regulasi.
“Pendaftaran PSE Lingkup Privat merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap penyelenggara yang memenuhi kriteria sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Teguh di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Kewajiban tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat. Pasal 2 dan Pasal 4 regulasi tersebut mengatur kewajiban pendaftaran bagi PSE Lingkup Privat, baik domestik maupun asing.
25 PSE yang Disurati Komdigi
Ke-25 PSE yang menerima surat pemberitahuan berasal dari berbagai sektor, mulai dari transportasi, penerbangan, pelayaran, perdagangan elektronik, properti, hingga penyedia jasa dan barang lainnya.
Berikut daftar lengkap PSE yang diminta memenuhi kewajiban pendaftaran:
|
No. |
Penyelenggara Sistem Elektronik |
Sistem Elektronik |
Status |
|
1 |
PT ASI Pudjiastuti Aviation |
Website susiair.com |
Domestik |
|
2 |
PT Dharma Lautan Utama |
Website tiket.dlu.co.id dan aplikasi DLU Ferry |
Domestik |
|
3 |
PT Doran Sukses Indonesia |
Website jete.id dan aplikasi Jete Connect |
Domestik |
|
4 |
PT Express Transindo Utama Tbk |
Website expressgroup.co.id |
Domestik |
|
5 |
PT Haryanto Motor Indonesia |
Aplikasi PO Haryanto Online |
Domestik |
|
6 |
PT Indo Transport Abdimas |
Aplikasi PO Handoyo |
Domestik |
|
7 |
PT Jackal Holidays |
Website jackalholidays.com dan aplikasi Jackal Holidays |
Domestik |
|
8 |
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) |
Website kcic.co.id dan aplikasi Whoosh - Kereta Cepat |
Domestik |
|
9 |
PT Lion Mentari Airlines |
Website lionair.co.id dan aplikasi Lion Air |
Domestik |
|
10 |
PT Niaga Handal Cemerlang |
Website arnes.id dan aplikasi Official Arnes Shuttle |
Domestik |
|
11 |
PT Pelayaran Sakti Inti Makmur |
Aplikasi Express Bahari Mobile |
Domestik |
|
12 |
PT Pelita Air Service |
Website pelita-air.com dan aplikasi Pelita Air |
Domestik |
|
13 |
PT Ray Propertindo |
Website raywhite.co.id |
Domestik |
|
14 |
PT Rosalia Indah Transport |
Website rosalia-indah.co.id dan aplikasi Rosalia Indah Transport |
Domestik |
|
15 |
PT Sebastian Citra Indonesia |
Website rotio.id |
Domestik |
|
16 |
PT Sriwijaya Air |
Website sriwijayaair.co.id dan aplikasi Sriwijaya Air Mobile |
Domestik |
|
17 |
PT Sudiro Tungga Jaya |
Aplikasi Sudiro Tungga Jaya |
Domestik |
|
18 |
PT Super Air Jet |
Website superairjet.com dan aplikasi Super Air Jet |
Domestik |
|
19 |
PT Surya Pertiwi Tbk |
Website suryapertiwi.co.id |
Domestik |
|
20 |
PT Trans Antar Nusabird (Cititrans) |
Website cititrans.co.id dan aplikasi Cititrans |
Domestik |
|
21 |
PT Trans Berjaya Khatulistiwa |
Website daytrans.co.id dan aplikasi Daytrans |
Domestik |
|
22 |
PT Transportasi Jakarta |
Website transjakarta.co.id dan aplikasi Transjakarta |
Domestik |
|
23 |
Secret Industries Pty Ltd |
Website fatsecret.co.id dan aplikasi Penghitung Kalori FatSecret |
Asing |
|
24 |
Shopify Inc. |
Website shopify.com dan aplikasi Shopify: Sell online/in person |
Asing |
|
25 |
Wibowo Tjokro Tunardy, S.H., M.Kn. |
Website sewakost.com |
Domestik |
Ada Ancaman Access Blocking
Komdigi menegaskan batas waktu 22 September 2026 harus dipenuhi oleh PSE yang telah menerima surat pemberitahuan.
Teguh menyatakan, apabila kewajiban tersebut tidak dipenuhi hingga tenggat waktu, pemerintah akan melakukan tindak lanjut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Termasuk penyampaian surat peringatan dan penerapan sanksi administratif berupa pemutusan akses layanan (access blocking),” tegasnya.
PSE Lain Diminta Segera Daftar
Komdigi juga mengingatkan PSE Lingkup Privat lain yang memenuhi kriteria wajib daftar agar segera melakukan pendaftaran, meskipun belum menerima surat pemberitahuan.
Menurut Komdigi, kepatuhan terhadap kewajiban pendaftaran merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola sistem elektronik yang tertib, aman, dan akuntabel.
Bagi PSE yang mengalami kendala teknis saat proses pendaftaran, Komdigi membuka jalur koordinasi. PSE yang telah menerima surat pemberitahuan tetap diminta menyampaikan tanggapan resmi dengan menjelaskan kendala yang dihadapi dan melampirkan bukti pendukung, seperti tangkapan layar.
Tanggapan dapat disampaikan melalui kanal pengaduan Komdigi di aduanpseprivat@komdigi.go.id. (mas)