JAKARTA (IndoTelko) - Grab memperluas layanan korporasinya dengan mengintegrasikan Grab For Business dengan Concur Expense dari SAP Concur. Integrasi ini ditujukan untuk mengotomatisasi pencatatan transaksi perjalanan bisnis sekaligus mengurangi pekerjaan administratif yang selama ini dilakukan secara manual oleh karyawan dan tim keuangan.
Melalui integrasi tersebut, transaksi yang memenuhi syarat dari penggunaan Work Profile di aplikasi Grab, termasuk transportasi, pemesanan makanan, dan layanan pengantaran, dapat langsung tersinkronisasi ke Concur Expense.
Dengan demikian, karyawan tidak perlu lagi memasukkan transaksi satu per satu ketika mengajukan laporan biaya. Bagi perusahaan, sistem tersebut memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap pengeluaran sekaligus membantu memastikan penggunaan biaya tetap mengikuti kebijakan perusahaan.
Regional Head of Grab For Business, Valerie Khoo, mengatakan perjalanan bisnis masih menjadi bagian penting dari aktivitas perusahaan, namun pengelolaannya kerap menggunakan sistem yang terpisah.
“Bersama SAP Concur, kami dapat menghubungkan mobilitas bisnis dengan pengelolaan pengeluaran dalam satu proses yang lebih terintegrasi,” ujarnya.
Langkah tersebut dilakukan ketika aktivitas perjalanan bisnis di kawasan Asia Pasifik terus meningkat. Data Global Business Travel Association (GBTA) memperkirakan pengeluaran perjalanan bisnis di Asia Pasifik mencapai US$700,9 miliar pada 2026, menjadikan kawasan tersebut tetap sebagai pasar perjalanan bisnis terbesar di dunia.
Indonesia juga menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan tinggi. Pengeluaran perjalanan bisnis di Indonesia diproyeksikan tumbuh 12,6%.
Namun, pertumbuhan tersebut diikuti tantangan dalam pengelolaan biaya. Riset Grab For Business bersama GBTA menunjukkan 95% pelaku perjalanan bisnis di Asia Tenggara menggunakan layanan ride-hailing seperti Grab, tetapi hanya 58% perusahaan yang memiliki mekanisme khusus untuk mengelola penggunaan layanan tersebut dalam program perjalanan bisnis korporasi.
Beban administrasi juga masih menjadi persoalan. Sebanyak 57% pelaku perjalanan bisnis mengaku menunda pengajuan laporan pengeluaran atau reimbursement maupun menganggap proses tersebut sebagai pekerjaan administratif. Hampir separuh responden bahkan membutuhkan waktu lebih dari 20 menit untuk menyelesaikan satu laporan pengeluaran setelah perjalanan bisnis.
Integrasi dengan Concur Expense diarahkan untuk menutup kesenjangan tersebut. Bukti transaksi yang memenuhi syarat dapat tersinkronisasi secara otomatis sehingga karyawan dapat mengurangi waktu pengurusan klaim, sementara perusahaan memperoleh data pengeluaran yang lebih terstruktur untuk pemantauan dan pengendalian biaya.
Integrasi Grab For Business dan SAP Concur kini tersedia melalui SAP Concur App Center bagi pelanggan Grab For Business di Asia Tenggara.
Bagi Grab, integrasi ini memperluas fungsi Grab For Business dari sekadar layanan mobilitas dan kebutuhan korporasi menjadi bagian dari ekosistem pengelolaan perjalanan dan pengeluaran bisnis yang lebih otomatis. (mas)