☰
✕

Equinix luncurkan Fabric One untuk Era AI

JAKARTA (IndoTelko) - Equinix memperkenalkan Equinix Fabric One, layanan konektivitas terkelola yang dirancang untuk menyederhanakan hubungan antara infrastruktur enterprise, cloud, jaringan, dan AI. Layanan ini mengusung konsep konektivitas any-to-any untuk menjawab kompleksitas arsitektur digital yang semakin terdistribusi.

Equinix memperkenalkan solusi tersebut dalam ajang Equinix Horizon, acara tahunan perusahaan yang mempertemukan pelanggan dan mitra. Fabric One dirancang agar perusahaan tidak lagi harus membangun dan mengelola koneksi secara terpisah untuk setiap cloud, penyedia AI, jaringan, maupun lokasi.

Melalui portal, API, workflow otomatis, permintaan berbasis agen, maupun perintah bahasa natural, pelanggan cukup menentukan kebutuhan konektivitas. Sistem kemudian mengatur komponen yang diperlukan, termasuk routing, koneksi cloud, enkripsi, resiliensi, dan failover sebagai satu layanan terkelola.

Chief Product Officer Equinix Chris Audie mengatakan model konektivitas tradisional semakin sulit mengikuti kebutuhan lingkungan AI yang dinamis.

“Pendekatan tersebut tidak lagi dapat diskalakan di dunia distributed AI yang menuntut konektivitas yang dinamis, fleksibel, dan real-time,” ujarnya.

Fabric One memanfaatkan spesifikasi konektivitas terbuka yang dikembangkan melalui kolaborasi Amazon Web Services (AWS) dan Google Cloud. Salah satunya adalah OpenAPI 3.0 Interconnect yang ditujukan untuk mendukung interoperabilitas di lingkungan distributed cloud, AI, dan enterprise.

Menurut Equinix, pendekatan terbuka tersebut juga memungkinkan aplikasi dan agen AI menemukan, meminta, serta menyediakan konektivitas secara terprogram seiring berkembangnya arsitektur agentic.

Vice President AWS Network Services Robert Kennedy mengatakan perusahaan seharusnya dapat menentukan kebutuhan konektivitas tanpa harus menangani kompleksitas teknis di belakangnya.

Sementara itu, Vice President of Engineering, Cloud Networking Google Cloud Rob Enns menilai interoperabilitas lintas cloud menjadi bagian penting dalam membangun fondasi infrastruktur AI.

“Interoperabilitas lintas cloud adalah tulang punggung fondasi era AI,” katanya.

Fabric One dibangun di atas ekosistem Equinix yang saat ini menghubungkan lebih dari 10.500 bisnis dan sekitar 3.000 penyedia layanan cloud serta IT. Equinix juga menyebut infrastrukturnya digunakan oleh delapan dari 10 penyedia model AI teratas dan sembilan dari 10 neocloud teratas.

Equinix menargetkan Fabric One memasuki tahap beta pada akhir 2026. Ketersediaan umum direncanakan mulai 2027, dengan peluncuran awal di Amerika Utara.

Pada kesempatan yang sama, Equinix juga mengumumkan Equinix Inference Exchange yang ditujukan untuk mempercepat penerapan infrastruktur AI enterprise. (mas)