☰
✕

Indonet satukan internet dan AI dalam satu layanan

JAKARTA (IndoTelko) - Indonet menggabungkan layanan konektivitas internet dengan akses artificial intelligence (AI) melalui penawaran bundling Internet dan AI Credit. Langkah ini ditujukan untuk memudahkan pelanggan bisnis memanfaatkan teknologi AI dalam aktivitas sehari-hari.

Melalui paket tersebut, pelanggan yang berlangganan layanan internet Indonet memperoleh bonus AI Credit secara gratis yang dapat digunakan pada platform AI Indonet. Layanan mulai tersedia pada 14 September 2026 dengan ketentuan yang berlaku.

Indonet mengklaim menjadi Internet Service Provider (ISP) pertama yang menghadirkan bundling layanan internet dan AI Credit dalam satu penawaran.

Presiden Direktur Indonet sekaligus CEO Indonesia Group Digital Edge, Donauly Situmorang, mengatakan kebutuhan terhadap konektivitas dan AI semakin terintegrasi dalam aktivitas bisnis.

“Internet dan AI semakin tidak terpisahkan dalam aktivitas bisnis. AI membantu pelanggan menghasilkan ide dan pekerjaan dengan lebih cepat, sementara konektivitas menjadi fondasi agar proses tersebut dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Menurut Indonet, pemanfaatan AI generatif kini mulai bergeser dari sekadar teknologi eksperimental menjadi bagian dari proses kerja. AI dapat dimanfaatkan untuk mengeksplorasi ide, mengolah informasi, membuat konten, hingga membantu pekerjaan yang membutuhkan pemrosesan data secara cepat.

Data PwC’s Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025 menunjukkan 96% pengguna AI generatif di Indonesia yang memanfaatkannya setiap hari mengaku mengalami peningkatan produktivitas.

Direktur Sales & Marketing Indonet Yudie Haryanto mengatakan bundling tersebut diharapkan membuka ruang lebih luas bagi pelaku bisnis untuk mencoba dan mengembangkan penggunaan AI sesuai kebutuhan.

“Melalui solusi ini, kami berharap semakin banyak bisnis dapat mengeksplorasi pemanfaatan AI untuk kebutuhan mereka. Kami ingin membuat akses terhadap konektivitas dan AI menjadi lebih praktis, sehingga pelanggan dapat lebih leluasa mengembangkan cara kerja dan ide-ide baru,” katanya.

Dengan menggabungkan konektivitas dan AI dalam satu layanan, Indonet menargetkan adopsi teknologi tersebut dapat semakin mudah dilakukan pelanggan, khususnya untuk mendukung produktivitas dan pengembangan aktivitas bisnis. (mas)