☰
✕

105 mitra Grab berangkat umrah lewat program BERKAH

JAKARTA (IndoTelko) - Grab Indonesia memberangkatkan 105 mitra pengemudi untuk menunaikan ibadah umrah melalui Program BERKAH (Berangkat Umrah). Rombongan tersebut dijadwalkan berangkat menuju Madinah pada 13 September 2026 dan menjalankan rangkaian ibadah hingga 22 September 2026.

Sebanyak 100 mitra merupakan penerima Program BERKAH 2026, sedangkan lima lainnya merupakan mitra dengan kisah inspiratif yang sebelumnya telah mendapatkan apresiasi serupa. Mereka berasal dari berbagai daerah, antara lain Jakarta, Makassar, Medan, Kendari, Cirebon, Semarang, Surabaya, dan Manado.

Sebelum keberangkatan, para jamaah mengikuti pelepasan dan manasik di Jakarta pada 12 September. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dukungan juga diberikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melalui acara pelepasan rombongan Jakarta sehari sebelumnya.

“Bagi saya, para Mitra Pengemudi adalah partner yang setiap hari memegang amanah besar, mengantarkan orang lain sampai ke tujuan dengan selamat,” ujar Dudy.

Menurutnya, kesempatan menjalankan ibadah umrah merupakan bentuk apresiasi terhadap para mitra yang setiap hari menjadi bagian penting dalam aktivitas masyarakat.

Program BERKAH berlangsung pada 1 April hingga 15 Mei 2026 dan terbuka bagi mitra pengemudi roda dua maupun roda empat yang memenuhi ketentuan. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator aktivitas dengan mempertimbangkan karakteristik operasional di masing-masing wilayah.

Pada 26 Mei 2026, Grab menetapkan 100 mitra sebagai penerima program. Mereka kemudian bergabung dengan lima mitra yang sebelumnya memperoleh kesempatan serupa pada Februari 2026.

CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan program tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga bagian dari upaya Grab mendampingi mitra dalam berbagai tahap kehidupan.

“Selama ini, para Mitra Pengemudi yang mengantar begitu banyak orang sampai ke tujuan. Kali ini, giliran kami yang mengantar mereka menuju satu perjalanan yang mungkin sudah lama mereka simpan dalam doa, ke Tanah Suci,” kata Neneng.

Tahun ini, peserta BERKAH juga mencakup mitra perempuan dan mitra dengan disabilitas. Grab berharap perjalanan tersebut dapat memberikan pengalaman bermakna bagi para mitra dan keluarga mereka.

Salah satu peserta adalah Endang Jayanti dari Makassar. Ia merupakan istri almarhum Sukriadi, penerima Program BERKAH yang meninggal dunia sebelum dapat menjalankan ibadah umrah.

Kesempatan tersebut tidak dialihkan kepada penerima lain. Grab justru memberikan kesempatan kepada Endang untuk meneruskan perjalanan yang sebelumnya diperoleh suaminya.

“Saya sangat bersyukur dan terharu bisa melanjutkan kesempatan yang sebelumnya diperoleh almarhum suami saya. Ini memiliki arti yang sangat besar bagi saya dan keluarga,” ujar Endang.

Peserta lainnya, Fika Chasasmeta, merupakan mitra pengemudi perempuan asal Jakarta yang aktif mendampingi komunitas Tuli. Sementara Teguh Amboro, mitra GrabCar asal Banyumas, baru bergabung pada awal 2026 dan tetap memperoleh kesempatan mengikuti program tersebut.

“Saya baru bergabung sebagai Mitra GrabCar pada awal tahun 2026. Ternyata, saya yang masih baru pun punya kesempatan yang sama,” ujar Teguh.

Para jamaah akan mengunjungi Madinah dan Makkah selama perjalanan. Mereka didampingi muthawif dan tim perjalanan yang ditunjuk Grab Indonesia agar seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf berharap para jamaah dapat memanfaatkan perjalanan tersebut untuk beribadah sekaligus mendoakan keluarga dan bangsa Indonesia.

“Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan, dan kekuatan selama berada di Tanah Suci,” kata Irfan.

Bagi Grab, keberangkatan 105 mitra tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memberikan apresiasi, perlindungan, dan dukungan kepada mitra pengemudi sebagai bagian penting dari ekosistem perusahaan. (mas)