JAKARTA (IndoTelko) Aktivitas perdagangan derivatif aset crypto di Pintu Futures melonjak lebih dari 200% hanya dalam satu bulan setelah PINTU menghadirkan fitur Pintu Futures Lite pada Juli 2026.
PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset crypto yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mencatat berdasarkan data internal periode Juli-Agustus 2026, volume trading pengguna baru Pintu Futures tumbuh lebih dari 200%.
Pada periode yang sama, jumlah pengguna baru hampir berlipat dua, sedangkan rata-rata volume trading per pengguna baru meningkat lebih dari 70%.
“Sejak kami menghadirkan Pintu Futures Lite, kami melihat perkembangan yang positif pada aktivitas perdagangan derivatif di Pintu. Volume trading pengguna baru Pintu Futures meningkat lebih dari 200%, dengan jumlah pengguna baru tumbuh hampir 100%,” kata Andy Putra, Presiden Direktur PINTU.
Menurut Andy, tiga aset crypto yang paling banyak diperdagangkan pengguna Pintu Futures adalah Bitcoin (BTC), Hype (HYPE), dan Xaut (XAUT).
Lonjakan tersebut dinilai mencerminkan meningkatnya minat investor dan trader Indonesia terhadap instrumen derivatif crypto. Pintu Futures Lite dirancang untuk membuat perdagangan futures lebih sederhana, terutama bagi trader pemula hingga menengah.
Melalui fitur tersebut, pengguna dapat mengambil posisi Long ketika memperkirakan harga aset akan naik atau Short saat memprediksi harga turun. Pengguna juga dapat mengatur leverage hingga maksimal 25 kali modal awal, sesuai toleransi risiko.
Untuk pengelolaan risiko, Pintu Futures Lite menyediakan pengaturan Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL) langsung melalui halaman detail posisi aktif.
“Kami merancang Pintu Futures Lite dengan fokus pada pengalaman yang sederhana dan mudah dipahami, khususnya bagi pengguna yang baru mulai mengenal trading derivatif crypto,” ujar Andy.
Pertumbuhan Pintu Futures juga berlangsung di tengah penguatan pasar crypto. Bitcoin tercatat naik sekitar 25% sepanjang Agustus 2026, sempat menyentuh level US$81.000 dengan harga tertinggi sekitar US$81.455, sebelum berada di kisaran US$78.000 pada akhir bulan.
Andy menegaskan PINTU akan terus mengembangkan Pintu Futures Lite, sekaligus memperkuat edukasi mengenai perdagangan derivatif dan manajemen risiko.
“Kami percaya bahwa kombinasi antara inovasi produk, kemudahan akses, dan edukasi yang tepat dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekosistem aset crypto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia,” tutupnya. (tep)