JAKARTA (IndoTelko) - PT Kiriman Dana Pandai (Kyrim) berhasil memangkas waktu pemrosesan dokumen hingga 80%, setelah mengalihkan proses penandatanganan dan pembubuhan e-Meterai ke platform VIDA Sign.
Sebelumnya, proses administrasi dokumen Kyrim membutuhkan waktu sekitar 12 minggu. Setelah menggunakan tanda tangan elektronik dan e-Meterai dalam satu platform, waktu tersebut dipangkas menjadi hanya 13 hari.
Head of Legal and Compliance Kyrim Fadli Muhammad R mengatakan, kebutuhan terhadap proses yang lebih cepat sekaligus aman menjadi pertimbangan utama perusahaan dalam melakukan digitalisasi.
“Kami memilih VIDA Sign karena platformnya memang dirancang untuk menjadi solusi bagi perusahaan. Pertimbangan utama kami bukan hanya kemudahan administrasi, tetapi juga kenyamanan dan keamanan bagi pihak-pihak yang melakukan penandatanganan,” ujar Fadli.
Sebelum digitalisasi, dokumen harus melalui sejumlah tahapan manual, mulai dari pencetakan, pembubuhan meterai, penandatanganan hingga pengiriman. Proses tersebut tidak hanya memakan waktu, tetapi juga meningkatkan risiko dokumen hilang maupun kebocoran informasi.
Dengan VIDA Sign, penandatanganan elektronik dan e-Meterai terintegrasi dalam satu platform. Selain mempercepat penyelesaian dokumen, solusi tersebut membuat volume dokumen yang dapat diproses Kyrim meningkat hingga dua kali lipat.
Kyrim juga mempertimbangkan aspek keamanan dalam penggunaan platform tersebut. Fitur web dashboard VIDA Sign memungkinkan penandatanganan dilakukan melalui perangkat resmi perusahaan tanpa harus mengandalkan aplikasi mobile.
Founder dan Group CEO VIDA Niki Luhur mengatakan digitalisasi dokumen seharusnya tidak berhenti pada penggantian tanda tangan manual menjadi elektronik.
“Transformasi digital bukan hanya soal mengganti tanda tangan manual dengan tanda tangan elektronik, tetapi juga memastikan seluruh proses berlangsung aman dan efisien,” kata Niki.
Saat ini, VIDA Sign telah digunakan oleh lebih dari 17.000 akun bisnis di Indonesia. Bagi Kyrim, penerapan solusi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menjaga kerahasiaan dan keamanan dokumen perusahaan. (mas)