JAKARTA (IndoTelko) - ASUS memperkenalkan ProArt GR1X, mini PC berbasis NVIDIA RTX Spark, dalam rangkaian pameran IFA 2026 di Berlin, Jerman. Perangkat ini dirancang untuk menangani kebutuhan artificial intelligence (AI) lokal, pembuatan konten, rendering 3D hingga pengembangan AI.
ProArt GR1X menjadi bagian dari strategi ASUS memperluas pemanfaatan agentic AI pada perangkat PC. ASUS menempatkan kemampuan pemrosesan AI secara lokal sebagai salah satu pendekatan untuk memberikan performa tinggi sekaligus menjaga data dan aset pengguna tetap berada di perangkat.
RTX Spark yang menjadi otak komputasi ProArt GR1X menggabungkan GPU NVIDIA Blackwell RTX dengan 6.144 core, CPU NVIDIA Grace hingga 20 core serta Tensor Cores generasi kelima yang mendukung FP4 precision.
Platform tersebut menawarkan performa AI hingga 1 petaflop dan memori berbandwidth tinggi hingga 128GB. Kapasitas tersebut memungkinkan model AI berukuran besar serta workload yang kompleks dijalankan langsung di perangkat tanpa selalu bergantung pada layanan cloud.
Bagi kreator dan pengembang, pemrosesan lokal juga memberikan fleksibilitas dalam menjalankan model AI secara berulang tanpa biaya berbasis penggunaan cloud. Data seperti prompt, file dan aset kreatif juga dapat tetap berada di perangkat, termasuk ketika digunakan tanpa koneksi internet.
ASUS turut membangun ekosistem software untuk mendukung kemampuan tersebut. Salah satunya melalui MuseTree, yang mengintegrasikan model generative AI untuk pembuatan gambar secara lokal, serta StoryCube untuk membantu pengelolaan dan identifikasi aset media menggunakan AI.
Ekosistem tersebut juga diarahkan untuk mendukung workflow berbasis agent. ASUS mendemonstrasikan integrasi antara aplikasi ProArt, ComfyUI dan sejumlah tool lainnya untuk menunjukkan bagaimana AI agent dapat membantu proses generasi, editing hingga pengelolaan aset dalam satu alur kerja.
Mini PC Seukuran Telapak Tangan
ProArt GR1X dirancang dalam bodi berukuran 150 x 150 x 51 mm. Meski ringkas, ASUS mengklaim perangkat ini mampu menangani workload berat secara berkelanjutan.
Sistem pendinginnya menggunakan konfigurasi dual-fan dengan 218 bilah kipas, area cakupan termal yang diperluas hingga 1,6 kali serta kontrol kipas tujuh tingkat. Perangkat tersebut juga dilengkapi konektivitas 10GbE, Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4.
ASUS menyebut ProArt GR1X dapat mendukung hingga empat layar 4K, sehingga menyasar kreator maupun profesional yang membutuhkan workstation berukuran kecil.
Selain GR1X, ASUS turut memamerkan ekosistem PC DIY ProArt yang terdiri dari motherboard, kartu grafis, sistem pendingin, casing, monitor dan periferal.
Salah satu perangkat yang ditampilkan adalah ProArt Display 6K PA32QCV, monitor profesional 31,5 inci dengan resolusi 6016 x 3384, cakupan warna DCI-P3 98% dan akurasi warna Delta E < 2.
Melalui rangkaian produk tersebut, ASUS ingin memperlihatkan bagaimana PC berbasis AI dapat digunakan bukan hanya untuk menjalankan aplikasi generatif, tetapi juga membangun workflow kreatif yang lebih terintegrasi.
Dalam rangkaian IFA 2026, ASUS membuka pengalaman hands-on bagi media dan mitra melalui ASUS IFA Media Showroom di Berlin. Pengunjung dapat mencoba langsung berbagai skenario penggunaan AI, mulai dari kreasi konten dan pengembangan AI hingga produktivitas profesional. (mas)