JAKARTA (IndoTelko) - Kaiser Cancer Center resmi mengadopsi platform rekam medis elektronik (Electronic Medical Record/EMR) khusus onkologi dari EpiSoft. Implementasi ini menjadikan Kaiser Cancer Center sebagai fasilitas kesehatan pertama di Indonesia yang menggunakan sistem EMR onkologi terdigitalisasi penuh.
Berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB, BSD City, Tangerang, Kaiser Cancer Center memanfaatkan teknologi EpiSoft untuk mendukung berbagai proses layanan kanker, mulai dari pengelolaan terapi infus, pencatatan obat, hingga proses pemesanan obat ke farmasi.
Penerapan sistem tersebut dirancang untuk membantu tenaga medis mengelola protokol pengobatan kanker yang kompleks dengan tingkat akurasi dan keamanan lebih tinggi. Selain itu, digitalisasi rekam medis memungkinkan pertukaran informasi pasien menjadi lebih cepat dan efisien.
Founder & Managing Director Kaiser Cancer Center, dr. Adithia Kwee, mengatakan penggunaan EpiSoft menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kanker berbasis standar internasional.
“Protokol onkologi elektronik yang terintegrasi serta alur kerja khusus onkologi dari EpiSoft membawa perubahan signifikan bagi tim klinis kami. Sistem ini membantu dokter mengelola regimen pengobatan kompleks dengan lebih presisi sehingga fokus utama tetap pada hasil perawatan pasien,” ujarnya.
Bagi EpiSoft, kerja sama ini sekaligus menjadi langkah ekspansi ke pasar Indonesia dan memperkuat kolaborasi teknologi kesehatan antara Australia dan Indonesia.
CEO EpiSoft, Jenny O’Neill, menyebut implementasi di Kaiser Cancer Center sejalan dengan misi perusahaan untuk mendukung tenaga kesehatan dalam memberikan layanan kanker yang aman, efisien, dan berbasis bukti ilmiah.
“Menjadi bagian dari perjalanan Kaiser dalam menghadirkan layanan onkologi berstandar internasional merupakan kesempatan besar bagi kami,” katanya.
Masuknya EpiSoft ke Indonesia juga mendapat dukungan dari Australian Trade and Investment Commission (Austrade) melalui program Landing Pad yang membantu perusahaan teknologi Australia memahami kebutuhan pasar lokal.
Selain itu, EpiSoft menggandeng JP Consulting untuk mendukung strategi penetrasi pasar dan membangun hubungan dengan sektor kesehatan Indonesia.
Ke depan, Kaiser Cancer Center dan EpiSoft akan mengembangkan integrasi lebih lanjut dengan ekosistem kesehatan digital nasional, termasuk rencana interoperabilitas dengan platform SATUSEHAT, pengembangan fitur eRequesting bersama laboratorium lokal, serta penguatan integrasi sistem klinis internal.
Langkah ini menjadi bagian dari percepatan transformasi digital layanan kesehatan Indonesia, khususnya dalam pengelolaan perawatan kanker yang membutuhkan ketepatan data dan koordinasi medis tingkat tinggi. (mas)