JAKARTA (IndoTelko) - Payfazz meluncurkan perangkat EDC Mini untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta agen memperluas layanan transaksi digital dengan modal yang lebih terjangkau.
Perangkat Electronic Data Capture (EDC) tersebut ditawarkan mulai dari Rp849 ribu dan dirancang sebagai solusi bagi pelaku usaha yang ingin menyediakan layanan tambahan seperti tarik tunai, transfer antarbank, hingga pengecekan saldo tanpa harus membeli perangkat dengan biaya besar.
Product Marketing Manager Payfazz, Laras Sulistya P, mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap layanan transaksi membuat UMKM kini memiliki peluang lebih luas untuk berkembang, tidak hanya sebagai tempat menjual produk, tetapi juga sebagai penyedia layanan keuangan di lingkungan sekitar.
“Kami menghadirkan EDC Mini dengan harga yang lebih terjangkau agar pelaku usaha dapat menambah layanan bagi pelanggan sekaligus membuka peluang pendapatan baru tanpa membutuhkan investasi perangkat yang besar,” ujar Laras.
Melalui EDC Mini, warung, toko, dan agen dapat menyediakan berbagai transaksi tambahan, mulai dari tarik tunai, transfer antarbank, tarik tunai bantuan sosial, hingga cek saldo. Payfazz menilai layanan tersebut dapat meningkatkan peran UMKM sebagai titik akses transaksi masyarakat.
Selain harga perangkat yang lebih ekonomis, EDC Mini juga ditawarkan tanpa biaya langganan maupun target transaksi bulanan. Perangkat ini dilengkapi garansi resmi selama satu tahun, serta promo cashback Rp50 ribu dalam periode tertentu.
Dari sisi perangkat keras, EDC Mini dirancang untuk mendukung aktivitas transaksi harian dengan ukuran yang ringkas. Perangkat ini memiliki peningkatan performa prosesor, kapasitas SRAM yang lebih besar, layar dengan kualitas tampilan lebih tinggi, serta baterai berkapasitas lebih besar dibandingkan perangkat pembanding yang menjadi acuan pengembangan.
EDC Mini juga sudah menggunakan konektor USB Type-C dan fitur Bluetooth untuk mendukung kemudahan penggunaan. Payfazz memperkirakan perangkat tersebut memiliki masa penggunaan hingga lima tahun sehingga dapat menjadi aset operasional jangka panjang bagi pelaku usaha.
Payfazz juga melihat peluang tambahan pendapatan bagi agen melalui transaksi yang dilakukan pelanggan. Berdasarkan simulasi perusahaan, layanan tertentu seperti tarik tunai, transfer, dan cek saldo berpotensi memberikan margin hingga sekitar Rp50 ribu per hari dengan asumsi volume transaksi tertentu.
Namun, Payfazz menegaskan angka tersebut merupakan ilustrasi dan dapat berbeda tergantung jumlah pelanggan, frekuensi transaksi, serta kondisi bisnis masing-masing agen.
Melalui peluncuran EDC Mini, Payfazz berharap semakin banyak UMKM dapat mengadopsi layanan transaksi digital, memperluas sumber pendapatan, sekaligus meningkatkan peran usaha lokal dalam memenuhi kebutuhan finansial masyarakat sehari-hari. (mas)