JAKARTA (IndoTelko) - Persaingan kualitas jaringan seluler di Indonesia semakin ketat. Laporan terbaru OpenSignal edisi Juli 2026 menunjukkan XL berhasil mencatat peningkatan signifikan dalam berbagai indikator pengalaman pengguna, sementara Telkomsel masih mempertahankan keunggulan pada aspek cakupan jaringan.
Dalam laporan Mobile Network Experience Report Juli 2026, XL menjadi operator dengan jumlah penghargaan terbanyak setelah meraih 10 kemenangan tunggal. Penilaian tersebut berdasarkan pengalaman pengguna selama periode 1 April hingga 29 Juni 2026.
XL unggul pada sejumlah kategori utama, seperti Download Speed, Upload Speed, 5G Download, 5G Upload, Reliability Experience, 5G Availability, 5G Coverage, 5G Video Experience, Games Experience, dan Voice App Experience.
Peningkatan paling mencolok terjadi pada performa jaringan 5G. Skor 5G Download XL melonjak dari 48,2 Mbps menjadi 135,4 Mbps dibandingkan laporan sebelumnya. Sementara kategori Download Speed secara keseluruhan meningkat sekitar 43,5 persen.
OpenSignal menilai peningkatan tersebut tidak terlepas dari pengembangan infrastruktur jaringan serta ekspansi layanan 5G yang dilakukan XL. Integrasi aset setelah merger dengan Smartfren juga memberikan tambahan dukungan melalui peningkatan kapasitas spektrum dan infrastruktur.
Selain kecepatan, XL juga menjadi satu-satunya operator yang meraih penghargaan pada kategori Reliability Experience dengan skor 901 poin. Indikator ini mengukur kemampuan pengguna dalam tetap terhubung dan menjalankan aktivitas digital seperti streaming video, panggilan berbasis internet, serta akses web.
Di tingkat regional, XL mencatat 64 kemenangan tunggal dan 30 kemenangan bersama dalam berbagai kategori yang diukur OpenSignal. Angka tersebut melampaui Telkomsel yang memperoleh 29 kemenangan tunggal dan Indosat dengan 14 kemenangan tunggal.
Meski demikian, Telkomsel masih mempertahankan posisi kuat dalam aspek cakupan jaringan. OpenSignal mencatat Telkomsel unggul pada Coverage Experience dengan skor 8,6 dari 10, menunjukkan luas dan konsistensi jangkauan jaringan yang masih menjadi kekuatan utama operator tersebut.
Sementara itu, Indosat tetap memimpin pada kategori Consistent Quality dengan skor 76,1 persen, yang menunjukkan kemampuan jaringan dalam memberikan pengalaman stabil untuk berbagai aktivitas digital.
OpenSignal memperkirakan peta persaingan jaringan seluler masih akan berubah setelah penambahan spektrum baru dari pita 700 MHz dan 2600 MHz mulai dimanfaatkan oleh para operator. Tambahan kapasitas tersebut diprediksi menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas layanan seluler Indonesia ke depan. (mas)