☰
✕

OutSystems perkuat layanan kredit digital dengan Governed Agents

JAKARTA (IndoTelko) - OutSystems memperluas solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk sektor perbankan melalui Agentic Loan Applications, platform yang menggabungkan aplikasi digital nasabah, agen AI bertata kelola (governed agents), serta alur kerja otomatis dalam satu sistem terintegrasi.

Solusi ini dirancang untuk membantu institusi keuangan meningkatkan pengalaman pengajuan kredit sekaligus menjaga aspek pengawasan, kepatuhan, dan auditabilitas yang menjadi kebutuhan utama industri perbankan.

Agentic Loan Applications dapat terhubung dengan sistem perbankan yang sudah digunakan sebelumnya. Dengan memberikan konteks operasional seperti kebijakan internal, sistem, serta hubungan antar proses bisnis, agen AI dapat bekerja lebih akurat tanpa menghilangkan kendali bank dalam setiap keputusan kredit.

Kehadiran solusi ini menjawab tantangan industri perbankan yang tengah mempercepat adopsi AI, namun tetap harus memastikan penerapan teknologi berjalan sesuai regulasi. Banyak proses kredit saat ini masih menghadapi kendala seperti pengumpulan dokumen manual, pengisian data berulang, serta perpindahan proses antar unit yang dapat memperlambat layanan.

Chief Product and Technology Officer (CPTO) OutSystems, Luis Blando, mengatakan bank membutuhkan sistem AI yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki tata kelola yang jelas.

“Bank tidak membutuhkan lebih banyak agen yang berdiri sendiri. Mereka membutuhkan sistem agentik bertata kelola yang mampu meningkatkan pengalaman nasabah sekaligus memenuhi kebutuhan penelaahan risiko,” ujar Luis.

Melalui pendekatan Governed Agents, OutSystems memungkinkan agen AI digunakan dalam proses kredit dengan mekanisme pengawasan yang lebih terstruktur. Solusi tersebut telah digunakan oleh sejumlah institusi keuangan, termasuk KeyBank, Paragon Bank, dan Axos Bank.

Business Technology Executive KeyBank, Mike Reynolds, menyebut transparansi menjadi faktor penting dalam penerapan AI di sektor perbankan.

“Bank membutuhkan visibilitas mengenai bagaimana solusi agentik dibangun, data apa yang dapat diakses, dan bagaimana teknologi tersebut digunakan,” ujarnya.

Agentic Loan Applications menghadirkan sejumlah kemampuan utama, mulai dari membantu proses pengajuan kredit, mengumpulkan serta memverifikasi dokumen, melakukan pemeriksaan identitas, hingga menyiapkan berkas sebelum masuk ke sistem originasi kredit bank.

Selain itu, agen AI yang digunakan juga melalui proses evaluasi sebelum diterapkan di lingkungan produksi. Pengujian dilakukan berdasarkan sejumlah parameter, termasuk akurasi, relevansi hasil, dan perlindungan informasi pribadi (PII).

OutSystems juga menerapkan pemilihan model AI berdasarkan keseimbangan biaya dan performa. Melalui evaluasi berbagai model menggunakan Amazon Bedrock, perusahaan menyebut mampu memilih model dengan efisiensi biaya hingga 82 persen lebih rendah tanpa mengurangi kebutuhan bisnis.

Solusi tersebut dapat dikonfigurasi sesuai produk, kebijakan, dan sistem masing-masing bank sehingga institusi tetap memiliki kontrol terhadap data dan proses operasional.

Melalui Agentic Industry Solutions, OutSystems menargetkan penerapan AI yang lebih praktis di sektor industri, termasuk perbankan. Perusahaan juga menyediakan Banking Agents Kit melalui OutSystems Forge untuk membantu pengembang membangun aplikasi dan agen AI khusus kebutuhan layanan keuangan. (mas)