JAKARTA (IndoTelko)- Kebutuhan infrastruktur digital di kawasan industri terus meningkat seiring berkembangnya teknologi kecerdasan buatan (AI), pusat data, komputasi awan, dan manufaktur cerdas. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BeFa) memperkuat kesiapan kawasan industrinya melalui pengembangan konektivitas digital berbasis teknologi masa depan.
Langkah tersebut diwujudkan melalui kerja sama antara SolidBlue melalui PT Kawasan Lintas Biru Digital (KLBD) dengan PT Xenith IG Indonesia Network (Xenith IG). Kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan kapabilitas jaringan digital di kawasan industri BeFa sekaligus memperluas akses konektivitas di koridor JakartaCikampek.
Penandatanganan MoU dilakukan dalam acara bertema “Powering The AI Ready Industrial Ecosystem Power, Connection, Assured” di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, Kamis (27/8).
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya BeFa mengembangkan kawasan industri yang tidak hanya mengandalkan infrastruktur dasar seperti listrik, air, dan logistik, tetapi juga memiliki fondasi digital yang mampu mendukung kebutuhan industri berbasis teknologi.
Direktur Utama BeFa, Leo Yulianto Sutedja, mengatakan investor saat ini membutuhkan kepastian bahwa seluruh kebutuhan infrastruktur dapat tersedia dengan kualitas dan waktu yang sesuai.
“AI-ready memberikan kepastian kepada tenant sejak hari pertama berinvestasi, dengan dukungan listrik, konektivitas, air, dan infrastruktur pendukung lainnya secara terintegrasi,” ujar Leo.
Melalui inisiatif BeFa Digital Town, kawasan industri tersebut dipersiapkan untuk mendukung pertumbuhan sektor AI, data center, cloud computing, manufaktur digital, serta berbagai teknologi industri masa depan.
Dalam kerja sama ini, SolidBlue berperan membangun fondasi konektivitas digital di kawasan BeFa, sementara Xenith IG memperluas jangkauan jaringan melalui akses ke ekosistem infrastruktur digital yang lebih luas.
SolidBlue menyebut kolaborasi tersebut memungkinkan kawasan industri mendapatkan jaringan yang lebih andal, aman, fleksibel, dan mampu berkembang mengikuti kebutuhan teknologi seperti AI, Internet of Things (IoT), cloud, serta aplikasi industri lainnya.
CEO Xenith IG, Noah Drake, menambahkan bahwa pihaknya akan mendukung pengembangan jaringan serat optik di kawasan BeFa untuk memenuhi kebutuhan industri dengan beban kerja AI dan hyperscaler.
Melalui kemitraan ini, tenant di kawasan BeFa juga akan mendapatkan akses ke jaringan dark fiber metro Xenith IG sepanjang lebih dari 650 kilometer dengan jalur beragam serta konektivitas berlatensi rendah menuju berbagai titik infrastruktur digital utama di koridor JakartaCikampek.
Kolaborasi SolidBlue dan Xenith IG diharapkan memperkuat daya saing kawasan industri BeFa sekaligus menjadikannya salah satu kawasan yang siap menghadapi kebutuhan industri digital generasi berikutnya. (mas)