☰
✕

RRQ dan BTR jadi harapan Indonesia di FFWS SEA 2026

JAKARTA (IndoTelko) - Persaingan Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall memasuki fase awal dengan dominasi tim Thailand di papan atas klasemen. Sementara itu, sejumlah wakil Indonesia masih harus bekerja keras untuk memperbaiki posisi sebelum memasuki fase berikutnya.

Pada pekan pertama, RRQ Kazu menjadi tim Indonesia dengan performa terbaik setelah menempati peringkat kelima klasemen dengan raihan 162 poin. Meski belum mencatatkan Booyah, RRQ tampil agresif melalui torehan 114 poin eliminasi, jumlah tertinggi di antara seluruh tim Indonesia.

Bigetron by Vitality juga menunjukkan performa cukup konsisten. Mengoleksi 161 poin, tim berjuluk Robot Merah itu berada di posisi ketujuh berkat satu Booyah dan kombinasi poin eliminasi serta placement yang stabil.

Sementara itu, ONIC menutup pekan pertama di posisi kesembilan dengan 146 poin. Kehadiran pemain baru POOM belum langsung membawa perubahan besar, sehingga ONIC masih harus menjaga konsistensi untuk mempertahankan peluang lolos lebih cepat ke fase selanjutnya.

Performa berbeda ditunjukkan MBR Omega dan EVOS Divine. Sebagai tim debutan, MBR Omega mampu memberikan kejutan dengan meraih Booyah pertama bagi tim Indonesia musim ini dan menempati posisi ke-14 dengan 118 poin. Mereka hanya terpaut tujuh poin dari zona aman menuju 12 besar.

EVOS Divine justru menghadapi tekanan setelah mengakhiri pekan pertama di posisi ke-15 dengan 117 poin. Hasil tersebut menjadi sorotan mengingat status EVOS sebagai juara Esports World Cup: Free Fire 2025. Absennya beberapa pemain kunci turut menjadi tantangan bagi tim berjuluk Macan Putih tersebut.

Di sisi lain, tim-tim Thailand langsung menunjukkan dominasi. Team Falcons memimpin klasemen dengan 272 poin, disusul AG.AL dengan 248 poin dan Buriram United Esports dengan 178 poin.

Meski tertinggal dari Thailand, peluang tim Indonesia masih terbuka karena fase penentuan baru akan berlangsung pada Phase 2 Knockout Stage. Pekan kedua yang digelar pada 21-23 Agustus 2026 akan menjadi kesempatan terakhir bagi seluruh tim untuk mengamankan posisi 12 besar dan membuka peluang menuju Grand Finals. (mas)