☰
✕

XLSMART genjot 5G, spektrum baru mulai dimanfaatkan

JAKARTA (IndoTelko) - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mulai memanfaatkan spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz secara bertahap untuk memperluas jangkauan sekaligus meningkatkan kualitas layanan 5G di Indonesia.

Pemanfaatan spektrum baru tersebut dilakukan bertepatan dengan momentum menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia dan menjadi bagian dari dukungan XLSMART terhadap agenda pemerintah dalam memperkuat konektivitas digital nasional.

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan tambahan spektrum tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kapasitas jaringan, tetapi juga menjadi fondasi untuk memperluas akses masyarakat terhadap manfaat teknologi digital.

“Keberhasilan 5G bukan hanya diukur dari berapa banyak kota atau BTS yang terhubung, tetapi dari seberapa besar konektivitas yang lebih baik dapat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, menjalankan usaha, mengakses layanan publik, dan meningkatkan produktivitas,” ujar Merza.

Spektrum 700 MHz memiliki keunggulan dalam memperluas jangkauan dan penetrasi sinyal, sedangkan 2,6 GHz menawarkan kapasitas yang lebih besar untuk menangani trafik data tinggi di kawasan dengan aktivitas digital yang padat.

Kombinasi kedua spektrum tersebut dinilai dapat mendukung pengembangan jaringan 5G dengan cakupan lebih luas sekaligus kapasitas yang lebih kuat.

Hingga semester I 2026, jaringan 5G XLSMART telah tersedia di 52 kota, ditopang sekitar 15 ribu BTS 5G dengan cakupan populasi nasional mencapai 23%.

Dengan tambahan spektrum, XLSMART menargetkan peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan sekaligus membuka peluang ekspansi 5G ke lebih banyak wilayah secara bertahap.

Bagi masyarakat, penguatan 5G diharapkan tidak berhenti pada peningkatan kecepatan internet. Infrastruktur tersebut juga dapat mendukung pembelajaran digital, layanan kesehatan dan pemerintahan, serta membantu UMKM memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas pasar.

Di sektor industri, kapasitas jaringan yang lebih besar membuka peluang pemanfaatan cloud, Internet of Things (IoT), kecerdasan artifisial (AI), dan otomasi untuk meningkatkan efisiensi serta daya saing.

Namun, XLSMART menilai perluasan jaringan baru menjadi salah satu bagian dari pengembangan ekosistem 5G. Ketersediaan perangkat yang terjangkau, pengembangan use case yang relevan, dan kesiapan industri menjadi faktor penting agar teknologi tersebut benar-benar memberikan manfaat.

“Fase berikutnya bukan lagi hanya tentang seberapa luas 5G tersedia, tetapi seberapa besar teknologi ini dapat digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Merza.

XLSMART berharap kolaborasi dengan pemerintah, khususnya Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), operator telekomunikasi, produsen perangkat, serta pelaku industri terus diperkuat untuk mempercepat terbentuknya ekosistem 5G nasional yang matang.

Dengan dukungan ekosistem tersebut, 5G diharapkan dapat menjadi salah satu infrastruktur strategis untuk mendorong produktivitas, membuka peluang ekonomi, dan memperkuat daya saing digital Indonesia. (mas)