JAKARTA (IndoTelko) - kembali menggelar Technologue Awards 2026 sebagai bentuk penghargaan bagi perusahaan dan pelaku industri teknologi yang menghadirkan inovasi serta berkontribusi terhadap perkembangan ekosistem digital Indonesia.
Ajang tahun ini sekaligus menjadi momentum perayaan satu dekade perjalanan Technologue.id yang resmi memasuki usia 10 tahun. Selama periode tersebut, media teknologi ini terus mengikuti perubahan industri digital yang bergerak cepat, mulai dari perangkat konsumen hingga layanan berbasis teknologi.
Founder sekaligus Chief Editor Technologue.id, Denny Mahardy, mengatakan perkembangan industri teknologi saat ini tidak lagi hanya bergantung pada spesifikasi produk, tetapi juga dipengaruhi oleh pengalaman pengguna, keamanan, ekosistem, serta dampak teknologi bagi masyarakat.
Menurutnya, perubahan teknologi yang semakin cepat membuat industri dan media teknologi harus terus beradaptasi. Salah satu perkembangan terbesar saat ini adalah kehadiran artificial intelligence (AI) yang mulai mengubah cara manusia bekerja, belajar, dan berinteraksi dengan teknologi.
“AI harus dimanfaatkan sebagai alat untuk membantu masyarakat berkembang mengikuti perubahan zaman. Kita juga perlu mendampingi generasi berikutnya agar dapat menggunakan teknologi secara positif,” ujar Denny.
Selain memberikan penghargaan kepada industri teknologi, Technologue Awards 2026 juga menghadirkan diskusi bertema “Parenting in AI Era” yang membahas peran orang tua dan pendidik dalam mendampingi anak menghadapi perkembangan kecerdasan buatan.
Direktur Pendidikan Yayasan Bangun Mandiri, Rita Amaliani, menyampaikan bahwa tantangan utama di era AI bukan sekadar membatasi penggunaan teknologi, melainkan membangun pemahaman anak agar mampu menggunakan AI secara bertanggung jawab.
Ia menilai AI dapat menjadi alat bantu pembelajaran, namun tidak boleh menggantikan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, interaksi sosial, dan rasa ingin tahu anak.
Sementara itu, Founder Klinik Rainbow Castle, dr. Adilla Hikma Zakiati, mengingatkan pentingnya keseimbangan penggunaan teknologi pada anak. Paparan layar dan AI yang berlebihan berpotensi mengurangi kesempatan anak untuk membangun pengalaman sosial secara langsung.
Menurutnya, kemampuan memahami emosi, membaca ekspresi, serta membangun hubungan interpersonal tetap membutuhkan interaksi nyata antarmanusia.
Pandangan serupa disampaikan Head of Communications Reasense, Didit Putra Erlangga. Ia menegaskan AI memiliki keterbatasan karena tidak dapat menggantikan hubungan sosial dan empati yang terbentuk melalui interaksi manusia.
“Teknologi dapat memberikan manfaat jika digunakan secara tepat, tetapi tidak boleh menggantikan peran orang tua dalam mendampingi perkembangan anak,” katanya.
Dalam Technologue Awards 2026, sejumlah perusahaan teknologi berhasil meraih penghargaan dari berbagai kategori. Pada kategori smartphone, penghargaan Best Camera Smartphone diberikan kepada OPPO Find X9 Ultra, Best Gaming Smartphone diraih POCO X8 Pro, Best Mid-range Smartphone oleh Redmi Note 15 Pro+ 5G, serta Best Foldable Smartphone kepada Samsung Galaxy Z Fold7.
Di sektor telekomunikasi, Indosat Ooredoo Hutchison meraih Best Network Quality, XL Smart mendapatkan Best 5G Experience, Telkomsel memenangkan Best Network Coverage, dan Biznet memperoleh penghargaan Best Fiber Services.
Sementara kategori notebook memberikan penghargaan kepada Axioo Hype 5 sebagai Best Affordable Notebook dan Best Value Notebook, ASUS ROG Zephyrus G14 sebagai Best Gaming Notebook, ASUS ExpertBook P5 sebagai Best Business Notebook, serta ASUS ExpertBook Ultra sebagai Best Innovation Notebook.
Untuk kategori brand, Telkom dinobatkan sebagai Best Telco Brand, OPPO sebagai Best Smartphone Brand, DANA sebagai Best Digital Payment Service, ASUS sebagai Best Notebook Brand, dan Garmin sebagai Best Smartwatch Brand.
Melalui Technologue Awards 2026, Technologue.id menegaskan perannya dalam menghubungkan industri teknologi, komunitas, dan masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi yang lebih inklusif di era digital. (Tep)