☰
✕

5 alasan asuransi perjalanan penting saat liburan

JAKARTA (IndoTelko) - Momentum libur panjang menjelang Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026 diperkirakan dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian, mulai dari liburan keluarga, perjalanan domestik, hingga wisata ke luar negeri.

Di tengah persiapan menentukan destinasi, tiket, akomodasi, dan rencana perjalanan, aspek perlindungan terhadap risiko masih sering terabaikan. Padahal, berbagai kejadian tak terduga seperti gangguan kesehatan, pembatalan perjalanan, hingga kehilangan bagasi dapat mengganggu kenyamanan selama bepergian.

Peningkatan aktivitas perjalanan masyarakat juga terlihat dari tren wisata yang terus tumbuh. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perjalanan wisatawan nusantara dan wisatawan nasional mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

Menurut Zurich Asuransi Indonesia, terdapat sejumlah alasan mengapa perlindungan perjalanan penting dimasukkan dalam daftar persiapan sebelum berangkat.

Pertama, asuransi perjalanan dapat membantu menghadapi risiko medis dan keadaan darurat. Gangguan kesehatan atau kecelakaan saat perjalanan dapat menimbulkan biaya tambahan untuk pemeriksaan, perawatan, hingga kebutuhan evakuasi.

Kedua, perlindungan perjalanan dapat membantu mengurangi dampak finansial akibat pembatalan maupun perubahan rencana perjalanan. Kondisi seperti sakit, cuaca ekstrem, atau gangguan operasional transportasi dapat menyebabkan perubahan jadwal yang tidak terduga.

Ketiga, perlindungan terhadap bagasi dan barang pribadi menjadi faktor penting, terutama bagi perjalanan dengan banyak perpindahan lokasi. Risiko bagasi terlambat, rusak, atau hilang dapat mengganggu aktivitas wisata dan menimbulkan biaya tambahan.

Selain itu, pemilihan perlindungan juga perlu disesuaikan dengan jenis perjalanan. Aktivitas keluarga, perjalanan bisnis, hingga kegiatan petualangan memiliki kebutuhan perlindungan yang berbeda sehingga wisatawan perlu memilih manfaat yang sesuai dengan tujuan perjalanan.

Beberapa negara juga menjadikan asuransi perjalanan sebagai salah satu persyaratan bagi wisatawan asing, khususnya terkait perlindungan medis selama berada di wilayah tersebut.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Zurich Travel Insurance menyediakan perlindungan perjalanan domestik maupun internasional dengan berbagai manfaat, mulai dari kecelakaan diri, biaya medis, pembatalan perjalanan, keterlambatan, perlindungan bagasi, hingga repatriasi sesuai ketentuan polis.

Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Setio Darmawan, mengatakan masyarakat perlu melihat asuransi perjalanan sebagai bagian dari persiapan bepergian, bukan hanya sebagai kebutuhan tambahan.

“Risiko perjalanan dapat terjadi kapan saja, baik untuk perjalanan domestik maupun internasional. Perlindungan perjalanan menjadi langkah sederhana agar masyarakat dapat menikmati liburan dengan lebih tenang,” ujar Setio.

Zurich juga menyediakan pilihan perlindungan yang dapat disesuaikan, termasuk single trip, one-way trip, dan annual trip. Masyarakat dapat memperoleh perlindungan tersebut secara digital melalui platform proteksi Zurich untuk mendukung perjalanan yang lebih aman dan nyaman.

Dengan meningkatnya mobilitas saat periode libur panjang, kesiapan menghadapi risiko menjadi bagian penting agar perjalanan tetap berjalan sesuai rencana. (mas)