☰
✕

Virtuship Telkomsel buka akses pengalaman kerja bagi mahasiswa

JAKARTA (IndoTelko) - Telkomsel menghadirkan Virtuship, platform magang virtual berbasis proyek yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman kerja nyata secara fleksibel dari berbagai lokasi.

Program ini resmi diluncurkan di Bandung dan diawali melalui kolaborasi bersama Telkom University. Ke depan, akses Virtuship akan diperluas secara bertahap ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan talenta muda menghadapi dunia profesional.

Virtuship dikembangkan Telkomsel bersama Kuncie untuk menjawab kebutuhan mahasiswa terhadap pengalaman industri yang lebih relevan. Melalui program ini, peserta akan terlibat dalam studi kasus, penugasan, hingga proyek yang merepresentasikan tantangan pekerjaan di berbagai direktorat Telkomsel.

Direktur Human Capital Management Telkomsel Indrawan mengatakan, banyak mahasiswa memiliki potensi besar, namun masih membutuhkan ruang untuk menguji kemampuan melalui pengalaman kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Virtuship membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dari proyek nyata, mendapatkan umpan balik, serta membangun portofolio sebagai bekal memasuki dunia profesional,” ujarnya.

Program magang ini dirancang dengan beban pembelajaran yang dapat dikonversikan menjadi kredit semester sesuai kebijakan masing-masing universitas. Peserta yang menyelesaikan seluruh tahapan program juga akan memperoleh sertifikat dan berpeluang masuk dalam talent pool untuk pengembangan karier berikutnya.

Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto menyampaikan bahwa keterhubungan antara pembelajaran akademik dan pengalaman industri menjadi faktor penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja.

Menurutnya, Virtuship dapat membantu mahasiswa memahami kompetensi yang dimiliki sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap tantangan profesional.

Selain peluncuran Virtuship, Telkomsel juga memperkuat kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Sinergi Pemanfaatan Potensi Bersama.

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan talenta, kolaborasi pendidikan, serta pemanfaatan kapabilitas kedua institusi untuk mendukung ekosistem pendidikan di Indonesia.

Direktur Sales Telkomsel Stanislaus Susatyo mengatakan kolaborasi antara industri dan dunia pendidikan diperlukan agar semakin banyak generasi muda memperoleh akses terhadap pengalaman dan kebutuhan dunia kerja.

Melalui Virtuship dan sinergi bersama YPT, Telkomsel menargetkan terciptanya ekosistem pembelajaran berbasis industri yang lebih mudah diakses, relevan, dan mampu menghasilkan talenta digital yang siap bersaing. (mas)